Berita

Paul Ryan/ist

Dunia

Timses Obama: Duet Republik Akan Bawa AS Kembali ke Era Serampangan Ala Bush

MINGGU, 12 AGUSTUS 2012 | 10:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Terpilihnya Paul Ryan sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Mitt Romney pada pemilu presiden (pilpres) Amerika Serikat semakin membulatkan tekad Partai Republik dalam menempatkan beban yang lebih besar di pundak warga kelas menengah dan warga manula AS.

Demikian disampaikan manajer kampanye Presiden Obama, Jim Messina, dalam menanggapi pengumuman Paul Ryan sebagai cawapres Romney.

Messina menambahkan, dengan terpilihnya anggota DPR dari Wisconsin tersebut, memperlihatkan bahwa pihak Partai Republik berkomitmen untuk mengusahakan pemotongan pajak untuk warga kaya yang akan menghancurkan anggaran negara dan selanjutnya menempatkan beban yang lebih besar di pundak warga kelas menengah dan warga manula.


"Ryan adalah arsitek anggaran dari pihak Republik di DPR yang radikal, dan terpilihnya dia hanya akan mengakhiri Medicare, program kesehatan untuk warga manula dan cacad, sebagaimana yang sekarang berlaku,” ujar Messina seperti dikutip VOA (Minggu, 12/8).

Messina bahkan menyebut duo pasangan kandidat Republik ini akan membawa Amerika Serikat kembali kepada kebijakan gagal yang pernah dilakukan oleh mantan presiden Bush.

"Pasangan kandidat Republik ini akan mengembalikan Amerika ke kebijakan ekonomi Bush yang serampangan serta melambungkan defisit dan menghancurkan ekonomi AS,” lanjut Messina.

Pihak demokrat dipastikan akan memanfaatkan keterlibatan Paul Ryan dalam rencana anggaran Republik yang menghapuskan semua program bantuan untuk pensiunan dan warga miskin serta mengubah Medicare menjadi sebuah sistem voucher

Paul Ryan adalah anggota DPR yang terlibat dalam rencana anggaran Partai Republik yang menghapuskan semua program bantuan untuk pensiunan dan warga miskin serta mengubah Medicare menjadi sebuah sistem voucher. Hal ini tentu akan dimanfaatkan oleh tim kampanye demokrat untuk meloloskan periode kedua Barack Obama sebagai Presiden AS.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya