Berita

Hugo Chavez/ist

Dunia

Hugo Chavez: Pasukan Keamanan Venezuela Menahan Pria Ilegal Asal AS

SABTU, 11 AGUSTUS 2012 | 12:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seorang warga Amerika Serikat ditangkap oleh pasukan keamanan Venezuela setelah memasuki negara tersebut tanpa izin. Demikian disampaikan Presiden Venezuela Hugo Chavez dalam sebuah rapat kampanye di kota Catia La Mar, Venezuela, Jumat (10/8) waktu setempat.

Dalam pidato tersebut Chavez mengatakan bahwa warga Amerika Serikat tersebut telah ditahan sejak empat atau lima hari lalu saat memasuki Venezuela dari Kolombia. Chavez menduga warga AS tersebut merupakan orang bayaran. Pasalnya, lanjut Chavez, pria itu dalam cap paspornya tercatat telah mengunjungi Irak, Afghanistan dan Libya.

Ketika ia ditahan, masih lanjut Chavez, pria itu berusaha merusak satu buku catatan penuh koordinat. Presiden yang telah berkuasa sejak 1999 inipun akhirnya menyatakan secara langsung bahwa ada sebuah persekongkolan 'imperial' yang sedang digerakkan.


"Warga AS itu ingin memasuki Venezuela tanpa izin tidak ada yang tahu apa alasannya. Ia tidak menyatakan ke mana ia akan pergi atau siapa yang ditunggunya. Itu adalah satu tanda kuat (adanya persekongkolan imperial)." ujar Chavez sebagaimana dikutip Reuters (Sabtu, 11/8).

Namun demikian, sejumlah pengamat mengatakan bahwa pemimpin sosialis itu dengan sengaja menggunakan isu bahwa dirinya adalah korban dari persekongkolan imperial. Hal ini tidak lain adalah untuk mendapatkan dukungan suara pada pemilihan Presiden 7 Oktober nanti.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya