Berita

Thein Sein/ist

Dunia

PEMBANTAIAN ETNIS ROHINGYA

Pernyataan Presiden Myanmar Tentang Pembantaian Rohingya

SABTU, 11 AGUSTUS 2012 | 10:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bentrokan kekerasan yang menelan korban jiwa  para penganut Muslim Rohingya dan penganut ajaran Budha di negara bagian Rakhine, Myanmar, tidak ada hubungannya dengan ras atau agama.

Demikian disampaikan oleh Presiden Myanmar Thein Sein saat menjamu Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu, pada Kamis (9/8) waktu setempat. Ahmet Davutoglu berkunjung  ke Myanmar dalam rangka menawarkan bantuan bagi puluhan ribu orang yang terpaksa mengungsi akibat konflik itu.

Presiden Thein Sein melanjutkan bahwa kerusuhan Rakhine dipicu oleh insiden pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan, yang kemudian memunculkan rasa untuk membalas dendam terhadap pelaku kejahatan tersebut. Jadi, lanjut Thein Sein, kerusuhan di Rakhine tidak ada hubungannya sama sekali dengan ras atau agama. Demikian sebagaimana diberitakan VOA (Sabtu, 11/8)


Presiden Thein Sein melalui suratkabar lokal "New Light of Myanmar" mengaku kecewa dengan pemberitaan media di negara-negara lain mengenai jumlah korban tewas dalam kerusuhan itu. Ia menegaskan bahwa data pemerintah Myanmar hanya mencatat 77 orang yang tewas dalam insiden tersebut., yaitu 31 Rakhine dan 46 dari etnis Rohingnya.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya