Berita

bendera Iran/ist

Olahraga

Iran: Standar Ganda Demokrasi Barat selalu Terbungkus oleh Media

MINGGU, 05 AGUSTUS 2012 | 15:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Iran mengecam sikap negara Barat yang memanipulasi konsep hak asasi manusia dan demokrasi hanya untuk mencapai tujuan politiknya.

Demikian sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast pada pertemuan dengan kelompok pejabat media dan wartawan China di Shanghai.

"Barat kerap berbicara mengenai HAM, Tapi diam saat terjadi banyak pembunuhan rakyat Palestinda dan Bahrain," ujar Mehmanparast sebagaimana dikutip Press TV (Minggu, 5/8).


Mehmanparast menambahkan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya acap kali menyalahgunakan konsep demokrasi. Bahkan, lanjut Mehmanparast, Barat menerapkan standar ganda dalam menegakkan demokrasi. Fakta menyebutkan Barat hanya memberi dukungan pada hak-hak demokratis yang sesuai kepentinganya.

Mehmanparast mencontohkan invasi AS ke Afghanistan yang dilakukan dengan dalih untuk melawan terorisme. Padahal fakta dilapangan mengatakan lebih dari 110 ribu warga sipil Afghanistan tewas dalam serangan yang di pimpin AS tersebut.

Mehmanparast juga mengkritik taktik media Barat yang ditujukan untuk mencapai tujuan hegemonik. Hal ini, lanjut Memanparast, terlihat ketika AS tengah berusaha menyerang suatu negara maka mereka akan menggunakan media untuk menghalalkan tindakannya.

Untuk itu, Mehmanparast memperingatkan, agar masyarakat dunia tidak membiarkan media Barat mendistorsi realitas dunia yang sebenarnya.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya