Berita

Toyota

Otomotif

Kenaikan DP Tak Pengaruhi Volume Penjualan Toyota

Bukukan 35.353 Unit
SABTU, 04 AGUSTUS 2012 | 08:03 WIB

Kebijakan pemerintah terkait uang muka (down payment/DP) minimum bagi pembelian ken­daraan bermotor secara kredit, ternyata tidak terlalu ber­pe­nga­ruh pada penjualan Toyota, khususnya segmen kendaraan niaga, sepanjang bulan lalu.

Berdasarkan data tentatif, Toyota membukukan per­tum­buhan terbesar dari segmen ini berkat penjualan Toyota Dyna yang naik 41,6 persen, yakni dari 1.440 unit pada Juni 2012 men­jadi 2.040 unit pada Juli 2012.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan menyambut baik pertumbuhan penjualan yang ditorehkan Toyota pada bulan lalu. Sekalipun sempat ada ke­khawatiran bahwa kebijakan DP minimum ini dapat mempe­ngaruhi pasar nasional.

Namun, Johnny ber­penda­pat, masih terlalu dini jika me­nyimpulkan kebijakan ini tidak berdampak pada per­tumbuhan secara keseluruhan. Menurut dia, seberapa be­sarnya dam­pak kenaikan DP baru dapat dikalkulasi setelah tiga bulan efektifnya kebijakan.

“Toyota bersyukur karena dapat melewati bulan lalu de­ngan hasil yang baik. Pen­ca­paian ini adalah karena ke­per­cayaan dan kesetiaan yang di­berikan para pelanggan,” ujar Johnny di Jakarta, Rabu (2/8).

Sepanjang bulan lalu, Toyota tidak hanya membukukan per­tumbuhan penjualan di segmen kendaraan niaga, melainkan juga kendaraan penumpang. Hal itu terlihat dari trend pe­ningkatan di beberapa segmen seperti sedan, multi purpose vehicle (MPV), maupun sport utility vehicle (SUV) 4x4.

Di segmen sedan, pertum­buhan penjualan Toyota se­pan­jang bulan lalu didorong Toyota Camry sebanyak 304 unit, naik hampir lima persen diban­ding­kan pencapaian bulan sebe­umnya sebanyak 290 unit.

Di kelas MPV, To­yota Alphard  mem­bu­kukan pertumbuhan pen­jualan yang sangat signi­fikan. Penjualan Luxury MPV Toyota ini tumbuh 51,5 per­sen, naik dari 196 unit pada Juni 2012 menjadi 297 unit pada Juli 2012.

Mendekati momen mudik Le­baran tahun ini, pen­jualan Avanza turut naik. Se­pan­jang bulan lalu, mobil yang men­jadi tulang pung­gung penjualan Toyota ini mem­bukukan total penjualan 17.264 unit atau naik dibandingkan de­ngan bulan sebelumnya, 17.061 unit.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya