Berita

Mahmoud Abbas/ist

Dunia

Mahmoud Abbas: Kali Ini, PBB Pasti Akui Negara Palestina

MINGGU, 29 JULI 2012 | 09:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Palestina Mahmoud Abbas berkeyakinan bahwa upaya masyarakat Palestina untuk memperoleh pengakuan dari PBB akan berhasil. Hal ini disampaikan Abbas setelah dirinya mengajukan surat permohonan pengakuan negara kepada PBB.

"Kita pernah pergi ke PBB dan kita tak berhasil. Tapi, kali ini kita akan berhasil," ujar Mahmoud Abbas saat mengunjungi kota Jenin, Tepi Barat, untuk berbuka puasa bersama tokoh kota tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua (Minggu, 29/7).

Menurut Abbas Palestina adalah bangsa yang layak memiliki negara, karena Palestina telah memiliki semua syarat untuk menjadi sebuah negara. Palestina, lanjut Abbas, hanya butuh pengakuan untu dapat mengusir pendudukan militer Israel dari tanah mereka.


"Kita tidak kekurangan apa pun dan satu-satunya yang kita ingini ialah melihat militer pendudukan atas tanah kita pergi," tandas Abbas.

Palestina pernah mengajukan permintaan pengakuan negara Palestina ke Dewan Keamanan PBB pada september tahun lalu. Namun, permintaan itu tidak mendapat cukup suara dari anggota DK PBB.

Pengajuan permintaan pengakuan negara ini mulai dilakukan Palestina setelah pembicaraan perdamaian dengan Israel dihentikan pada Oktober 2010. Pembicaraan itu dihentikan karena Israel dianggap tidak menepati isi perundingan tersebut dengan terus-menerus membangun permukiman Yahudi di Tepi Barat.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya