Berita

siswono yudohusodo

Siswono Yudohusodo: Pemerintah Harus Antisipasi Kenaikan Harga Komoditas Lainnya

JUMAT, 27 JULI 2012 | 14:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Komisi VI DPR yang juga politisi senior Partai Golkar, Siswono Yudohusodo meminta pemerintah tidak hanya fokus memperhatikan masalah kelangkaan kedelai. Tapi juga memperhatikan komoditas pangan lainnya.

"Krisis kedelai hari ini, dalam 8 bulan harganya naik, bukan mustahil akan kena pada (sembako) yang lain. Seperti jagung dan gula. Kalau sekarang kita ribut soal kedelai, jangan kaget soal dua komoditas lainnya akan naik juga," kata Siswono saat jumpa pers di ruang Fraksi Golkar, lantai 12 Gedung Nusantara 1 DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, (27/7).

Dewan penasihat HKTI ini mengungkapkan, semestinya pemerintah harus memperhatikan masalah pangan dalam skala jangka panjang. "Kebijakan jangka panjang yang konsisten. Tidak seperti sekarang," paparnya.

Menurut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Soeharto ini, ada tiga langkah yang harus diperhatikan pemerintah untuk mengatasi masalah ini.

Pertama, pemerintah harus membuat manajemen stok yang cukup. "Tanpa itu tidak ada peningkatan produksi, dan lembaga ideal adalah Bulog. Ini untuk mengendalikan harga, bukan menekan petani, tapi menguntungkan petani," ujarnya.

Kedua lanjut Siswono, penambahan areal harus diperhatikan dan dibangun di luar Jawa. Karena di Jawa tidak mungkin lagi untuk tempat menanam karena sudah sesak. Dan ketiga membangunan infrastruktur pertanian. Terutama jalan ke desa-desa menuju pertanian dan membangun irigasi. [zul]


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya