Berita

ilustrasi/ist

Empat Masalah Krusial dalam Musim Mudik 2012

RABU, 25 JULI 2012 | 16:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri diimbau mengajak pemerintah membuat konsep terpadu dalam mengatasi masalah mudik 2012.

Demikian disampaikan Koordinator Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane dalam keterangan pers yang diterima redaksi, rabu (25/7).

"Hal ini perlu dilakukan agar Polisi tidak menebar ancaman menindak pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari dua orang," katanya lagi.


Selain itu, IPW menilai ada empat masalah krusial dalam musim mudik 2012. Pertama, jumlah kendaraan kian bertambah banyak, terutama sepeda motor. Dengan ini, otomatis jumlah pemudik akan melonjak.

"Kedua, kondisi dan pelayanan angkutan umum, bus maupun kereta api sangat buruk dan terbatas, sehingga pemudik menjadikan sepeda motor sebagai alternatif," imbuhnya lagi.

Ketiga, sambung Neta, kondisi jalanan sangat buruk, tambal sulam, bergelombang, berlobang dan lain-lain. Kondisi ini sangat berpotensi membuat pemudik celaka.

"Keempat, jumlah polisi sangat terbatas diprediksi akan membuat Polri tidak akan bisa berbuat banyak. Konsep apapun yang dibuat polri tidak akan banyak mengubah situasi. Ironisnya, dalam kondisi seperti ini, pejabat lalu lintas Polri masih tega mengancam untuk menindak pemudik sepeda motor yang berpenumpang lebih dari dua orang," demikian Neta. [arp]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya