Berita

Sebastian Vettel

Olahraga

Dapat Hukuman Penalti, Podium Vettel Hangus

Formula Satu
SELASA, 24 JULI 2012 | 09:28 WIB

Juara dunia Formula Satu dua kali berturut-turut, Sebastian Vettel harus kehilangan podium kedua yang diraihnya di GP Jer­man, akhir pekan kemarin. Vettel menerima hukuman penalti, aki­bat overtaking yang dilakukan kepada Jenson Button yang di­ang­gap illegal.

Pebalap Red Bull Racing ini se­jatinya finis kedua di belakang Fernando Alonso yang menjadi juara di Sirkuit Hockenheim. Akan tetapi, Vettel harus me­ne­rima kenyataan menerima hu­ku­man 20 detik penalti, karena ak­sinya saat melewati Button di­ang­gap ilegal.

Pihak FIA menyatakan ma­nu­ver Vettel saat keluar hairpin ile­gal, karena dilakukannya dari luar trek. “Mobil 1 (Vettel) ke­luar trek dan mengambil keuntu­ngan saat dia kembali ke linta­san. Ini pelanggaran pasal 20.2 dari regulasi FIA,” demikian per­nyataan stewards dikutip Auto­sport, usai balapan.

“Sesuai pasal 16.3, aksi ini men­dapatkan hukuman Drive-through penalti (tambahan 20 de­tik dari catatan waktu sang pem­balap),” lanjutnya.

Dengan hasil ini, Vettel yang se­dianya berada di podium dua, ha­rus turun ke posisi lima. Jen­son Button praktis naik meng­gantikan posisi Vettel di podium kedua, sementara posisi Button digantikan Kimi Raikkonen yang sebelumnya finis keempat.

Hasil ini, memang tidak me­ngubah posisi Vettel di klasemen sementara pebalap. Dia tetap nang­kring di urutan ketiga, na­mun selisih poinnya dengan pim­pinan klasemen sementara, Fer­nan­do Alonso kian jauh, yakni 44 poin yang sebelumnya 36 poin.

Sementara itu, pebalap Mc­La­ren-Mercedes, Jenson Button eng­­gan mengomentari hukuman yang dijatuhkan kepada Vettel. “Saya benar-benar tak tahu harus mengatakan apa,” jawab Button saat ditanya mengenai insiden bersama Vettel tersebut.

“Kamera telah membuktikan bahwa Vettel bersalah. Jadi, lebih baik kita bicarakan jalannya ba­lapan saja,” sambungnya.

Seusai balapan, Button dan Vet­tel tidak menujukkan keke­cewaannya terkait insiden terse­but. Walaupun, keduanya tere­kam tengah berdiskusi akan ke­ja­dian tersebut. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya