Berita

JE HOlmes/ist

Dunia

Sidang Pertama Si Joker dari Colorado Berlangsung 11 Menit

SELASA, 24 JULI 2012 | 00:01 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Wajah si pembunuh berdarah dingin berusia relatif muda itu, James E. Holmes (24), akhirnya diperlihatkan ke hadapan publik.

Holmes yang membunuh 12 orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan Jumat dinihari lalu (20/7) di bioskop Century, Aurora, Colorado disidang untuk pertama kali di pengadilan Colorado, Senin siang (23/7), hanya tiga hari setelah aksi sadis yang dilakukannya mahasiswa doktoral program ilmu syaraf itu.

Di pengadilan, majelis hakim Pengadilan Distrik Arapahoe mengingatkan Holmes akan hak Miranda yang dimilikinya. Hak Miranda adalah hak yang diberikan kepada tersangka untuk mendapatkan pembelaan pada proses penegakan hukum.

Majelis hakim juga menyatakan, Holmes akan tetap ditahan atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama.

Seperti dikutip dari CNN, mengenakan kaos putih yang ditutupi baju merah marun, Holmes dipindahkan ke ruang pengadilan dari rumah tahanan tempat ia ditahan sejak tertangkap seusai melakukan aksinya. Tatapan matanya terlihat seringkali kosong. Sementara rambut ikalnya masih tetap dicat merah.

Ia duduk di sebelah pembela publik Tamara Brady yang mendampinginya dalam persidangan ini. Ia tak sekalipun melihat ke arah galeri yang dipenuhi korban selamat dan kuasa hukum korban.

Sidang pertama dengan agenda mendengarkan tuntutan jaksa hanya berlangsung selama 11 menit. Sidang akan dilanjutkan Senin mendatang, 30 Juli.

Mengenakan masker gas dan pelindung tubuh dari kepala hingga kaki, Jumat dinihari itu Holmes mendatangi bioskop Century. Ia melepaskan tembakan membabi buta ke arah penonton tayangan perdana Batman, the Dark Knight Rises. Tiga warganegara Indonesia ikut menjadi korban luka dalam peristiwa itu. Saat ditangkap polisi, Holmes mengaku sebagai "the Joker", tokoh antagonis dalam serial Batman. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya