ilustrasi/rmol
ilustrasi/rmol
Penyebabnya, KRL jurusan Tanah Abang-Serpong bernomor 754 yang mengalami kerusakan dan tertahan antara stasion Sudimara dan Rawa Buntu sejak sejak kemarin petang sampai saat ini belum berhasil diatasi. Alat pantograf yang terpasang di atas KRL tersangkut, hingga menyebabkan jalur tersendat. Pantograf tersebut berfungsi untuk mengalirkan listrik.
Akibatnya, dari stasion Sudimara-Serpong, satu stasion setelah Rawabuntu, hanya diberlakukan satu jalur. Kereta api, semua jenis, baik Commuter Line, KRL Ekonomi, atau kereta ekonomi Jakarta-Rangkas Bitung menggunakan jalur tersebut secara bergantian.
Tak pelak hal ini mendatangkan kekecewaan para penumpang. Selain jadwal terlambat, juga terjadi penumpukan penumpang. "Kok nggak dibenarin sih. Mau puasa, kereta bermasalah," gerutu seorang ibu berjilbab hitam di Stasion Rawa Buntu (Kamis, 19/7).
"Ini sedang dibenarin Ibu. Cuman memang agak parah. Mungkin keretanya ikut puasa kali," jawab seorang petugas pengamanan sedikit bercanda.
Sampai berita ini diturunkan, gangguan pada jalur kereta api belum teratasi.
"Kepada para penumpang jasa kereta api, kami mohon maaf. Jadwal kereta api mengalami keterlambatan karena ada gangguan...," demikian terdengar suara pengumuman di Stasion Kebayoran sekitar pukul 09.00 tadi. [zul]
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41