Berita

ilustrasi/rmol

Pantograf Nyangkut Belum Teratasi, Jadwal Kereta Serpong-Tanah Abang Alami Keterlambatan

KAMIS, 19 JULI 2012 | 09:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jadwal kereta api rute Serpong-Tanah Abang pagi ini mengalami keterlambatan lebih dari 30 menit dari dari jadwal awalnya.

Penyebabnya, KRL jurusan Tanah Abang-Serpong bernomor 754 yang mengalami kerusakan dan tertahan antara stasion Sudimara dan Rawa Buntu sejak sejak kemarin petang sampai saat ini belum berhasil diatasi. Alat pantograf yang terpasang di atas KRL tersangkut, hingga menyebabkan jalur tersendat. Pantograf tersebut berfungsi untuk mengalirkan listrik.

Akibatnya, dari stasion Sudimara-Serpong, satu stasion setelah Rawabuntu, hanya diberlakukan satu jalur. Kereta api, semua jenis, baik Commuter Line, KRL Ekonomi, atau kereta ekonomi Jakarta-Rangkas Bitung menggunakan jalur tersebut secara bergantian.

Tak pelak hal ini mendatangkan kekecewaan para penumpang. Selain jadwal terlambat, juga terjadi penumpukan penumpang. "Kok nggak dibenarin sih. Mau puasa, kereta bermasalah," gerutu seorang ibu berjilbab hitam di Stasion Rawa Buntu (Kamis, 19/7).

"Ini sedang dibenarin Ibu. Cuman memang agak parah. Mungkin keretanya ikut puasa kali," jawab seorang petugas pengamanan sedikit bercanda.

Sampai berita ini diturunkan, gangguan pada jalur kereta api belum teratasi.

"Kepada para penumpang jasa kereta api, kami mohon maaf. Jadwal kereta api mengalami keterlambatan karena ada gangguan...," demikian terdengar suara pengumuman di Stasion Kebayoran sekitar pukul 09.00 tadi. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya