Berita

siti zuhro

Pemilu Reformasi Lahirkan Pemimpin Lebay.Com

SELASA, 17 JULI 2012 | 12:01 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Rakyat menaruh harapan besar kepada para pemimpin yang mereka pilih. Karena itu, pemimpin jangan sekali-sekali mengkhianati amanah tersebut.

"Rakyat membutuhkan pemimpin yang mengerti aspirasi mereka. Bukan pemimpin dari iklan oleh iklan untuk iklan. Apalagi pemimpin dari uang oleh uang untuk uang," ujar pengamat politik Siti Zuhro.

Siti mengugkapkan hal tersebut dalam diskusi "Pemimpin Iklan dan Uang Versus Pemimpin Rakyat"di Rumah Perubahan 2.0 Kompleks Pertokoan Duta Merlin, Harmoni, Jakarta Pusat siang ini (Selasa, 17/7).

Selain Siti, juga hadir sebagai pembicara pengamat komunikasi politik Teguh Santosa, pengamat politik Timur Tengah Zuhaeri Misrawi.

Karena, sambung Siti yang juga peneliti LIPI ini, pemimpin sejati itu adalah sosok yang bisa membawa rakyat ke tempat tujuan yang rakyat inginkan. Tapi sayangnya, imbuh Siti, saat ini sukar ditemukan pemimpin yang aspiratif. Karena sejak reformasi, pemilu melahirkan pemimpin yang lebay.com. Yaitu, tipologi pemimpin yang berlebihan dan hanya menyandarkan diri pada pencitraan. [zul]


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya