Berita

PILGUB DKI

Awas, Ribuan Pemilih Ganda Berkeliaran di Putaran Dua

SENIN, 16 JULI 2012 | 14:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pilgub DKI memang bermasalah sampai hari pencoblosannya. Pantas banyak tim sukses yang protes. Temuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Barat mencengangkan. Ribuan pemilih tetap pada putaran pertama Pilgub DKI terindikasi ganda.

Ketua Kelompok Kerja Panitia Pemilihan KPU Kota Jakbar, Junaidi, merinci, ada sekitar 6.798 pemilih dari delapan kecamatan dan 56 kelurahan se-Jakbar yang terindikasi sebagai ganda. Mereka yang terindikasi ganda ini diketahui mendaftar di tempat pemungutan suara (TPS) lain sebagai pemilih tetap.

"Ada yang daftar di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, padahal mereka berdomisili di Jakarta Barat, kan aneh," paparnya saat dihubungi JakartaBagus.Com, Senin pagi (16/7).


Dan dari delapan kecamatan dan 56 kelurahan se-Jakbar itu, pemilih ganda terbanyak terdapat di Kecamatan Cengkareng yakni sebanyak 1.267 orang yang tersebut di wilayah Kelurahan Kapuk sebanyak 357 pemilih, Rawa Buaya 256 pemilih dan 156 pemilih di Duri Kosambi.

Kartu identitas mereka sebagai pemilih tetap saat ini telah disita oleh pihak KPU kota Jakbar. Sebagai konsekuensinya, ribuan pemilih ganda itu pun tidak diizinkan mengikuti proses pencoblosan pada putaran kedua nanti.

Lebih lanjut Junaidi menginformasikan, hasil penghitungan suara Pilgub DKI di wilayah Jakarta Barat akan diumumkan esok hari (Selasa, 17/7) pukul 09.00 WIB di Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta Barat.

Kelalaian soal pemilih ganda tampaknya merata pula di wilayah administratif lainnya. Contoh kasus terjadi pada Pujo Kuncoro, warga Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, yang mengaku memegang dua surat undangan memilih.

Kepada Rakyat Merdeka Online dia mengaku, terdaftar di dua TPS. Sebelum menikah satu setengah tahun lalu, dia berdomisili di Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kemudian dia mengurus surat pindah yang dicap kelurahan setempat.

"Tapi waktu hari-H kemarin saya diberitahu saudara saya di Pesanggrahan kalau ada surat undangan memilih. Padahal saya sudah urus kepindahan," ucap Pujo yang mengaku terpaksa "golput" pada Rabu lalu pekan lalu karena sibuk bekerja. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya