Berita

nachrowi ramli/rmol

PUTARAN DUA

Foke-Nara Tidak Persoalkan Usaha KPUD Libatkan Warga yang Kehilangan Hak Pilih

SABTU, 14 JULI 2012 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. KPU Jakarta memastikan tidak akan ada pemutakhiran daftar pemilih tetap Pilgub di putaran dua meski masih terlalu banyak warga DKI yang punya hak pilih tapi tidak bisa menyalurkan suaranya.

Alasan KPUD adalah Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Pedoman Tata Cara Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih bahwa kalau Pilkada dilakukan putaran kedua maka tidak dilakukan pemutakhiran daftar pemilih.

Namun, Ketua Kelompok Kerja Sosialisasi KPU DKI Jakarta, Soemarno, menegaskan, KPUD akan mencari payung hukum untuk masukkan mereka yang belum terdaftar itu pada putaran kedua, dengan cara berkonsultasi dengan KPU Nasional.


Cawagub yang berpasangan dengan incumbent, Nachrowi Ramli, mengatakan, tidak akan bermasalah dengan langkah KPUD itu jika benar terealisasi.

"Dari awal kita pingin Pilkada ini berjalan baik, bermartabat. Oleh karena itu, kalau ditanya apakah ada perbaikan ke depan, sepanjang ada payung hukum dan ada peluang untuk diperbaiki, ya perbaiki," ujar purnawirawan AD bintang dua itu dalam diskusi "Grand Final Pilgub DKI" di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, beberapa saat lalu (Sabtu, 14/7.

Dia tidak mau buru-buru menuduh kebijakan meliburkan warga sebagai penyebab kekalahan pihaknya dan tingginya angka golput.

"Itu wacana saja tapi tak bisa dibuktikan pasti. Harus ada beberapa sampel yang kita coba. Kalau memang keputusan libur membuat banyak yang golput, perlu ada kebijakan yang arif," tandasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya