Berita

Hillary Clinton/ist

Dunia

Hillary Clinton: Militer Suriah Sengaja Bunuh Warga Sipil

SABTU, 14 JULI 2012 | 11:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Amerika Serikat mengutuk peristiwa pembantaian yang terjadi di desa Tremseh, Provinsi Hama, Suriah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton.

Tidak hanya itu, Hillary Clinton bahkan melontarkan sebuah pernyataan tajam dalam menanggapi pembantaian yang terjadi di desa itu. Clinton menyebut militer Suriah dengan 'sengaja membunuh warga sipil' di desa itu.

Lebih lanjut, isteri mantan Presiden AS itu juga mengatakan bahwa mereka yang melakukan atau terlibat dalam pembantaian ini harus bertanggung jawab.


"Mereka yang melakukan kekejaman ini akan diidentifikasi dan harus bertanggung jawab," ujar Clinton sebagaimana diberitakan BBC (Sabtu, 14/7).

Dilaporkan sedikitnya 200 orang tewas dalam pembantaian yang terjadi pada Kamis (12/7) di Tremseh. Ini merupakan insiden paling berdarah yang pernah terjadi semenjak konflik Suriah berlangsung.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya