Berita

Bendera Jerman/ist

Dunia

Pemerintah Jerman Segera Legalkan Khitanan

SABTU, 14 JULI 2012 | 09:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Prosesi khitanan yang dilakukan oleh kelompok Islam dan Yahudi di Jerman akan segera mendapat ijin dari pemerintah setempat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh jurubicara Kanselir Jerman Angela Merkel yang menyebutkan bahwa sunat merupakan sebuah praktek kebebasan beragama.

"Sunat merupakan tanggung jawab dan praktek itu tidak boleh dihukum," ujar Steffen Seibert, sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 14/ 7).


Seibert menambahkan bahwa pemerintah Jerman berharap masyarakat Yahudi dan Muslim dapat menikmati kehidupan beragama mereka di Jerman. Untuk itu, lanjutnya, akan ada sebuah kepastian hukum dari pemerintah untuk menjawab isu yang beredar mengenai prosesi khitanan ini.

"Kebebasan untuk menjalankan praktek agama merupakan prinsip hukum," lanjut Seibert.

Isu mengenai pelarangan khitan ini muncul ketika sebuah ketetapan pengadilan di kota Koeln menyebutkan bahwa khitan merupakan sebuah praktek melukai tubuh. Ketetapan itu merupakan imbas dari praktek seorang dokter  khitan yang melakukan sunat terhadap anak berusia empat tahun dan berakhir komplikasi.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya