Berita

ilustrasi, Mitsubishi Outlander

Otomotif

Pede Rebut Pasar Sport, Mitsubishi Outlander Dirakit Di Pulogadung

Siapkan Dana Rp 250 Miliar
SABTU, 14 JULI 2012 | 08:11 WIB

RMOL.Pasar Mitsubishi tumbuh signifikan di Indonesia. Bahkan produk terbarunya, Mitsubishi Outlander, akan dirakit di Pulogadung, Jakarta Timur, guna merebut pasar sport utility vehicle (SUV) premium.

Tak bisa dipungkiri, konsumen mobil di kelas SUV sangat ting­gi, persaingannya di segmen tersebut pun begitu ketat. Tapi, PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) se­bagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mit­subishi, yakin Outlander Sport bakal laris.

Executive Marketing Director KTB Rizwan Alamsjah me­nar­get­kan penjualan Outlander se­ba­nyak 10 ribu tiap tahun. Sedan SUV premium ini akan dipro­duksi di pabrik Mit­su­bishi Pulo­gadung, Jakarta  Timur.

Saat ini, kapasitas produksi pabrik pun ditingkatkan hingga 1.000 unit tiap bulannya. Bahkan, untuk memperbesar kapasitas tersebut, KTB mengaku berin­ves­tasi senilai Rp 250 miliar un­tuk merakit varian ini.

“Untuk tahap pertama, dana Rp 250 miliar itu sudah sangat besar. Ini kan bertahap. Jika permintaan bertambah, ekspansi unit ber­tam­bah. Dana investasinya akan jauh lebih banyak lagi,” katanya saat peluncuran Mitsubishi Out­lander di Jakarta, Selasa (10/7).

Rizwan mengaku, bahkan se­belum Outlander diluncurkan, sudah mendapat pesanan se­ba­nyak 1.500 unit. Sampai akhir tahun, ia memperkirakan pen­jualan bisa tembus 5.000 unit. Se­jak diluncurkan per­tama kali oleh Mitsubishi Mo­tors Cor­po­ra­­tion (MMC), Out­lander sudah ter­jual 250.000 unit di seluruh dunia.

Outlander hadir dengan tiga varian, yakni Outlander Sport PX, Outlander Sport GLS dan Outlander Sport GLX. Untuk PX A/T 4x2 menggunakan transmisi CVT INVECS III Sport Mode, GLS A/T 4x2 dengan transmisi CVT INVECS III sport mode dan GLX M/T 4x2 dengan lima per­cepatan manual.

Outlander tipe GLX (transmisi manual) dibanderol Rp 289 juta, GLS (transmisi otomatis) Rp 306 juta, dan RPX Rp 325 juta (oto­matis) untuk  on the road di Ja­bodetabek. “Dengan harga yang terjangkau, kami optimis Out­lander Sport bakal laris dan bisa menyaingi penjualan Pajero Sport,” kata Rizwan pede.

Pilihan warna yang dita­war­kan beragam, yakni White Pearl, Collor Silver Metallic, Black Mica, Titanium Gray Metallic, Ka­wasemi Blue Me­tallic dan Red Metallic.

Karena diproduksi di In­do­nesia, tam­pilan eksterior mau­pun inte­riornya akan me­ma­suk­kan kon­ten lokal. Diakui  Riz­wan,  penggunaan kon­t­en lo­kal untuk Mitsubishi Out­lander baru mencapai 20 persen.

Pada bagian interiornya, me­nye­rupai panel instrumen leng­kap dengan monotone, audio sis­tem­nya dengan layar sentuh tujuh inci 2 DIN DVD, CD, MP3, WMA, AM/FM, USB, bluetooth dengan wireless technology dan enam speakers.

Mobil SUV Mitsubishi Out­lander yang baru diluncurkan, menjadi mobil pertama yang di­produksi KTB.

“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Mit­subishi, khususnya upaya Mit­su­bishi kembali memperkuat pen­jualan kendaraan penum­pang se­cara global,” kata Exe­cutive Vice President Mitsu­bis­hi Mo­tors Cor­poration (MMC) Gayu Uesugi.

Menurut Uesugi, pangsa pa­sar kendaraaan SUV dan multi pur­pose vehicle (MPV) di In­donesia sangat besar, sehingga pihaknya mempercayakan KTB untuk memproduksi Outlander Sport di Tanah Air.

Outlander Sport merupakan kendaraan hasil pengembangan produk Mitsubishi perpaduan performa legenda ketangguhan SUV Pajero Sport pada Rally Dakar dan kenyamanan mak­simal sedan premium.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya