Berita

ilustrasi

Otsus Papua Macet Dimana-mana

JUMAT, 13 JULI 2012 | 16:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua diberikan oleh Negara Republik Indonesia melalui Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001. Namun Otsus tidak berjalan efektif, seperti banyaknya dugaan penyalahgunaan jabatan oleh stakeholder di Papua. Alokasi anggaran Otsus sebesar Rp 1,6 triliun pun tidak jelas.

"Pelaksanaannya macet dimana-mana karena pengawasannya lemah, karena itu jebol disana-sini seperti korupsi. Dan pemerintah pusat pun tidak berani mengusutnya," kata tokoh Papua, Jopari yang juga Dosen IPDN, di Hotel Bidakara, Jakarta, (Jumat, 13/7).

Menurutnya salah satu solusinya adalah, kalau tidak siap membangun Papua maka jangan memberikan 'janji manis' ke Papua.


"Pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur di sana harus direvitalisasi dengan baik," tambahnya.

Ia menyarankan, pemerintah pusat harus melaksanakan janji-janjinya kepada rakyat Papua.

"Nanti rakyat marah," tandasnya.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya