Berita

demo buruh/ist

Disemangati Pacar, Aktivis Buruh Semakin Lantang Orasi

KAMIS, 12 JULI 2012 | 18:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Sebelum menyampaikan orasi aksinya, aktivis buruh, Surya Candra sempat curhat di depan kantor Muhaimin Iskandar. Dia mengatakan, aksi yang dilakukan hari ini mendapat restu dari sang pacar.

"Sebelum aksi hari ini, pacar saya mengatakan di facebook, 'Selamat berjuang pacarku'. Saya menjadi semangat sampai sore ini, saya juga bangga teman-teman semua masih tetap semangat," ujar Surya disambut tepuk tangan ribuan massa aksi, Kamis (12/7).

Tidak berbeda di Istana Presiden dan Kantor Hatta Rajasa, di Kantor Muhaimin pun, mereka mendesak pemerintahan SBY-Boediono untuk menghapus sistem outsourcing dan menghapus upah murah.


Aksi ini dipicu oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) yang baru, tentang komponen dan pelaksanaan tahapan pencapaian kebutuhan hidup layak.

Dengan peraturan ini, maka jumlah kebutuhan yang semula 46 menjadi 60 jenis KLH. Penambahan komponen ini bila dinominalkan, maka buruh hanya mendapatkan tambahan upah sekitar Rp 40.000 per bulan dari standar KLH lama yaitu Rp 20.000.

Masing-masing jenis itu adalah, ikat pinggang, kaos kaki, deodorant, seterika 250 watt, rice cooker ukuran 1/2 liter, celana pendek, pisau dapur, semir dan sikat sepatu, rak piring portable plastik, sabun cuci piring (colek), gayung plastik ukuran sedang, sisir, ballpoint/pensil dan cermin 30x50 cm.

Kenaikkan ini tentunya sangat kecil, dibanding harga komponen tambahan. Makanya, buruh memutuskan untuk turun aksi pada hari ini.

"Revisi komponen KHL tersebut yang hanya berjumlah 60 komponen merupakan indikasi akan berlanjutnya politik upah murah," ujar Surya. [arp]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya