Berita

megawati soekarnoputri/ist

PILGUB DKI

Ini Pesan Mega kepada Rakyat Sebelum Pencoblosan

KAMIS, 12 JULI 2012 | 17:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut Pilkada DKI adalah ajang pendidikan politik pada rakyat. Di alam reformasi, pendidikan politik itu mengalami bias.

Hal itu diutarakan Mega dalam wawancara dengan Metro TV, yang disiarkan langsung beberapa saat lalu (Kamis petang, 12/7). Pendidikan politik itu akhirnya berbuah hasil memuaskan dengan kemenangan sementara pasangan Jokowi-Ahok di tiap hasil hitung cepat putaran pertama.

"Pergunakan kesempatan pada pemilihan umum itu sebagai ajang pendidikan politik. Rakyat kita sudah diseret pada pikiran yang pragmatis," ujar putri Bung Karno itu.


Dia akui pendidikan politik yang dilakukan partainya tak mudah. Rakyat masih banyak yang berpikir jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan satu hari namun mempertaruhkan nasib mereka lima tahun kepada calon yang mempraktikkan politik uang.

"Saya katakan kepada rakyat bahwa kamu juga harus berpikir panjang. Saya katakan saat kampanye, gunakan lima menit dengan baik. Kalau salah, akan menanggungnya lima tahun," ungkapnya.

Yang ingin diubah oleh partainya adalah kenyataan politik selama ini bahwa rakyat hanya diberikan hak pilih namun tidak diberikan kedaulatan menentukan nasib sendiri.

"Melalui pemilu ini kami mengajari mereka. Tidak mungkin kami menyuruh mereka melakukan kekerasan, karena tidak ada dalam ideologi kami," lanjut Mega. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya