Berita

Seri A Italia

Olahraga

Seri A Miskin Bintang

Imbas Krismon Eropa
RABU, 11 JULI 2012 | 08:36 WIB

RMOL. Krisis Ekonomi Eropa yang dirasakan Italia berimbas kepada kualitas kompetisi Seri A Italia. Pemain top dunia bakal mengalami penyusutan di klub tersebut.

Sejulah klub papan atas didera masa­lah keuangan sehingga tidak mampu mendatang­kan pemain top dunia untuk ber­laga musim panas menda­tang. Banyak pemain terbaik dunia tidak bersedia merumput di Seri A karena klub-klub besar itu ti­dak sanggup membayar de­ngan harga tinggi.

Jika dibandingkan klub-klub Spanyol dan Inggris, klub Italia kurang bergairah di bursa transfer mu­sim 2012/2013.

Pemain-pemain top yang se­be­lumnya merumput di Italia ma­lah diboyong ke Spanyol  de­ngan harga selangit, dimulai di eras Zidane,  Kaka dan Zlatan Ibrahimovic.

Wakil Pre­siden AC Milan Adriano Galliani dilansir ESPNStar menyebutkan, klub-klub raksasa Italia seperti Milan, Inter dan Juventus sudah kehilangan kekuatannya di pen­tas sepakbola dunia. Sepuluh tahun lalu, laga Seri A lebih didominasi pe­main hebat yang didatangkan da­ri luar Italia dengan harga mahal.

“Pada suatu ketika, pemain-pemain hebat datang ke Italia, tapi itu tak mungkin lagi (terja­di). Beberapa pemain dengan biaya transfer besar dan gaji ting­gi tak lagi tersedia untuk Milan, Inter atau Juventus,” ujar Gallia­ni, kemarin.

“Kami menghasilkan uang lebih banyak dibanding Real Ma­­drid dan Barcelona 20 tahun lalu. Sekarang kami hanya meng­­hasilkan setengah dari pendapa­tan mereka. Italia sudah berubah, kekuatan eko­no­mi juga berubah. Masalah­nya bukan hanya pada  Milan, tapi pada se­mua sepakbola Italia,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Rossoneri  tak pernah lagi menem­bus babak semifinal Liga Cham­pions setelah jadi juara di tahun 2007. Sementara Inter, justru ter­jun bebas setelah bersama Jose Mourinho sukses memenangi tre­­ble di 2010. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya