Berita

syahganda nainggolan

PILKADA DKI JAKARTA

Gunakan Hati Nurani Agar Tak Kecewa Lima Tahun

SELASA, 10 JULI 2012 | 16:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rakyat Jakarta diharapkan memilih pasangan calon gubernur/wakil gubernur pada Rabu (11/7) sesuai hati nurani dan bukan karena paksaan ataupun berupa iming-iming materi. Pasalnya, kesalahan mempertimbangkan terhadap cagub/cawagub yang akan dipilih dapat merugikan masa depan kehidupan warga Jakarta sendiri.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan di Jakarta, Selasa (10/7).

Ia menyebutkan, para cagub/cawagub rata-rata merupakan figur populer untuk memimpin provinsi DKI Jakarta, sehingga memerlukan sikap yang cermat dalam menetapkan pilihan kepada pasangan terbaik di antara yang ada tersebut.

Kecermatan dan pendekatan hati nurani itu, katanya, jelas tidak boleh diabaikan jika menghendaki keberlangsungan pembangunan wilayah Jakarta yang tidak saja maju, tapi juga beradab, manusiawi, sekaligus memartabatkan aspek sosial ekonomi masyarakatnya.

Syahganda tidak menampik, sebagai wujud perkembangan peradaban yang diakui dunia, Jakarta memang harus selalu dipoles dengan keberhasilan pembangunannya. Akan tetapi, kemajuan ataupun kepesatan kota Jakarta harus tetap memayungi rasa keadaban guna melahirkan keadilan bagi para penduduknya.

"Jangan sampai, warga Jakarta menjadi asing atau bahkan semakin tersingkir akibat kemajuan kotanya," katanya mengingatkan.

Menurutnya, permasalahan Jakarta yang kian rumit baik terkait pelayanan kependudukan, fenomena banjir yang akut, semakin parahnya tingkat kemacetan tanpa diimbangi perbaikan manajemen transportasi publik, serta meliputi pengangguran dan kemiskinan sudah sangat mengganggu wajah Jakarta sebagai kota metropolitan kebanggaan Indonesia.

"Inilah persoalan krusial yang dihadapi Jakarta. Belum lagi sisi birokrasi pemerintahnya yang tergolong tidak efisien, lamban, serta berpotensi korup. Dengan demikian, Jakarta sebenarnya mengidamkan pemimpin berkarakter tangguh, berani, selain tokoh bersih untuk dapat dikenang serta dicintai kebaikannya oleh rakyat Jakarta," tambah Syahganda.

Mengenai keberadaan cagub/cawagub, Syahganda menilai pada dua keterwakilan yaitu terdiri sosok berpengalaman secara teknokrasi-brokratik (pemerintahan), sedang lainnya adalah figur-figur berkualitas yang tidak diragukan integritas moralnya.

"Tentu, kita mengharapkan warga Jakarta dapat mendukung terpilihnya kemenangan bagi pasangan cagub/cawagub, yang betul-betul dapat membela kehidupan dan kepentingan masa depannya," demikian Syahganda. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya