ist
ist
RMOL. Kemacetan yang terjadi di pelabuhan Merak-Bakauhuni yang terus berulang ini menjadi bukti lemahnya koordinasi antar instansi pemerintahan. Kementerian Perhubungan yang bertanggungjawab dalam hal transportasi dan Kementerian BUMN yang bertanggungjawab dalam pengelolaan PT ASDP nyatanya belum memberikan solusi konkret untuk mengatasi kemacetan itu. Justru upaya saling tuding satu sama lain kerap terjadi.
"Kami meminta agar kedua instansi tersebut dapat melakukan koordinasi lebih intensif dan serius untuk menyelesaiakan persoalan di penyebrangan Merak-Bakauhuni," pinta anggota Komisi V dari Fraksi PPP, M Arwani Thomafi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi (Senin, 9/7).
Persoalan kemacetan penyebrangan pelabuhan Merak-Bakauheni telah berulang kali terjadi. Penyelesaiannya harus dilakukan secara komprehensif dan tidak parsial. Meski telah dilaporkan kemacetan telah terurai, bukan berarti masalah tuntas.
Populer
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
UPDATE
Minggu, 05 April 2026 | 21:48
Minggu, 05 April 2026 | 21:29
Minggu, 05 April 2026 | 20:57
Minggu, 05 April 2026 | 20:47
Minggu, 05 April 2026 | 20:31
Minggu, 05 April 2026 | 19:58
Minggu, 05 April 2026 | 19:56
Minggu, 05 April 2026 | 19:15
Minggu, 05 April 2026 | 18:51
Minggu, 05 April 2026 | 18:33