Berita

tjahjo kumolo/ist

Tjahjo Kumolo: Wajar Bila Tingkat Elektoral Megawati Masih Tinggi

SENIN, 09 JULI 2012 | 10:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Bila dibandingkan dengan calon presiden yang lain, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masih berada di posisi teratas bersama dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hal ini terlihat dari survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Atas survei ini, Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa PDI Perjuangan sangat bersyukur dan berterimakasih kepada publik karena Megawati masih mendapat kepercayaan. Namun Tjahjo juga mengatakan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untu membicarakan capres maupun cawapres.

PDI Perjuangan, ungkap Tjahjo kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 9/7), menunggu momentum yang tepat untuk membahas soal capres ini. Dan saat ini, PDI Perjuangan masih mencermati perkembangan dan gelagat dinamika politik nasional, regional dan internasional. Gelagat politik internasional ini sangat penting karena pilpres di Indonesia akan sangat terkait dengan geopolitik. Pemimpin Indonesia pun harus memastikan bisa membangun kemitraan dengan bangsa-bangsa lain didunia.


Tjahjo menegaskan bahwa tingkat elektoral Megawati yang masih tinggi sangatlah wajar. Sebab akar rumput struktur partai dan simpatisan PDI Perjuangan juga masih kuat mendukung Megawati.

"Apapun, beliau sebagai pemimpin dan perekat partai dan masih ketua umum PDI P dan beliau teruji sebaga wapres zaman Presiden Gus Dur dan sebaga presiden RI kelima," demikian Tjahjo. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya