ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Pragmatisme politik akan jadi beban negara, bukan hanya di Jakarta yang segera menggelar hari pencoblosan memilih Gubernur periode baru.
"Dimanapun, ketika sistem kedewasaan partai itu tidak ada, tidak semudah itu untuk mengatakan terima uangnya lalu coblos calon lainya. Kondisi di bawah tidak sesimpel itu," kata pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, saat diskusi Pilkada DKI di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/7).
Dalam pandangannya, masyarakat masih sangat feodal secara struktural. Dan biasanya, ajang kampanye adalah ajang mencari uang bukan bagi rakyat kecil saja, tapi orang-orang yang dihormati masyarakat dan ditakuti ketika mereka menjadi calo politik dalam proses transaksional.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Rabu, 09 September 2026 | 14:28
Rabu, 09 September 2026 | 14:26
Rabu, 09 September 2026 | 14:06
Rabu, 09 September 2026 | 13:49
Rabu, 09 September 2026 | 13:39
Rabu, 09 September 2026 | 13:29
Rabu, 09 September 2026 | 13:27
Rabu, 09 September 2026 | 13:02
Rabu, 09 September 2026 | 12:47
Rabu, 09 September 2026 | 12:38