ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Ada-ada saja ulah kandidat Pilkada Jakarta bersama tim suksesnya untuk menarik simpati rakyat. Namun kadang caranya tidak etis dan menipu.
Kordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Abdullah Dahlan, mengungkapkan temuan lembaganya bahwa praktik transaksional yang dilakukan pasangan kandidat gubernur sangat beragam.
"Ada yang menitipkan ambulans di sebuah kelurahan, nanti kalau suara warga mencapai 90 persen untuknya, baru ambulans itu dijadikan milik warga. Kalau tidak, ditarik kembali," ungkap Abdullah dalam diskusi Pilkada DKI, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Rabu, 09 September 2026 | 14:28
Rabu, 09 September 2026 | 14:26
Rabu, 09 September 2026 | 14:06
Rabu, 09 September 2026 | 13:49
Rabu, 09 September 2026 | 13:39
Rabu, 09 September 2026 | 13:29
Rabu, 09 September 2026 | 13:27
Rabu, 09 September 2026 | 13:02
Rabu, 09 September 2026 | 12:47
Rabu, 09 September 2026 | 12:38