Berita

moeslim abdurrahman/ist

Advokasi Kaum Marjinal, Kang Moeslim juga Dukung Gagasan Anak Muda

JUMAT, 06 JULI 2012 | 23:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ahmad Rofiq merasa kehilangan atas wafatnya cendikiawan muslim yang juga tokoh Muhammadiyah, Moeslim Abdurrahman malam ini.

"Saya merasa kehilangan. Ucapan duka untuk Kang Moeslim. Selamat jalan Kang Moeslim," kata Rofiq di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 6/7).
 
Rofiq berada di RSCM untuk melayat. Namun, sesampainya Rofiq di RSCM, jenazah sudah diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Persada Raya Blok VII/No 15 Perumahan Taman Sari Persada, Jatibening, Bekasi.


Di mata Rofiq, Kang Moeslim adalah
tokoh pluralis yang bisa merepresentasikan gagawan Muhammadiyah dalam menjawab keberagam pemikiran, politik dan budaya. Tak hanya itu, semasa hidupnya, Kang Moeslim juga dikenal sebaga sosok yang konsen dalam melakukan advokasi terhadap masyarakat miskin-marjinal.

"Dia itu pencetus Teologi Al Maun. Spirit Kiai Ahmad Dahlan dalam membela masyarakat, yang dikontekstualisasikan ke situasi masyarakat saat ini. Kita belum menemukan pengganti di Muhammadiyah tokoh sekaliber Kang Moeslim," aku Rofiq.

Dan yang lebih berkesan dari sosok Kang Moeslim bagi Rofiq, adalah perhatiannya kepada anak muda. Kang Moeslim selalu memberikan apresiasi dan dukungan atas gagasan dan terobosan yang dilakukan anak muda. Dia adalah mentor Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM).

"Sewaktu saya mendirikan PMB (Partai Matahari Bangsa), Kang Moeslim termasuk orang yang pertama memberikan masukan terkait dengan politik. Padahal Kang Moeslim sudah punya pilihan politik lain. Saya kan dulu tidak punya pengalaman, tapi beliau tetap memberikan endorsment sehingga partai terus berjalan. Dia sering mengatakan, 'Jangan berputus asa, maju terus. Di balik kesulitan pasti ada kemudahan.' Mencari orang tua seperti dia tidak gampang," demikian Rofiq.

Selain konsen dalam dunia pemikiran dan aktivis, semasa hidupnya, almarhum, jebolan jurusan Antropologi, University Illinois, Urbana Champagne, Amerika Serikat ini juga memang terjun dalam dunia politik.

Di dunia politik, suami Liliek Agus Hidayati itu pernah aktif di partai politik sebagai Ketua DPP Partai Amanat Nasional. Tapi dia menyebarang ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sempat menjabat Ketua Dewan Syuro PKB.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya