Berita

foke-nara/ist

Foke-Nara Pastikan Pegang Teguh Empat Pilar Kebangsaan

RABU, 04 JULI 2012 | 14:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, berkomitmen menjunjung tinggi empat pilar kebangsaan dalam memimpin Jakarta 2012-2017. Foke-Nara menjamin keamanan Jakarta bagi semua orang menjelang pemilu kepala daerah Jakarta.

"Bagi Saya dan Bang Fauzi keamanan Jakarta harga mati. Kami ada di depan untuk keamanan Jakarta," kata Nachrowi Ramli usai melakukan konsolidasi di Meruya Ilir, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (4/7).

Empat pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI merupakan hal mutlak dalam memimpin Jakarta. Nachrowi menambahkan, pasangan nomor 1 yang berlatar belakang etnis Betawi kerap diisukan negatif. Misalnya, pasangan Betawi akan mengutamakan warga beretnis Betawi sedangkan warga etnis lain tak diperhatikan.

"Bang Fauzi 30 tahun sebagai PNS. Saya 34 tahun jadi tentara yang bertugas menjaga NKRI. Kami pegang teguh 4 pilar kebangsaan yaitu  Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI," ungkapnya.

"Kami akan membawa Jakarta lebih maju, lebih nyaman, lebih sejahtera bagi  semua orang dengan beragam latar belakang dan etnis," imbuh Nara.

Empat pilar kebangsaan merupakan jawaban fundamental atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Kebhinekaan di Indonesia dapat dipersatukan dengan empat pilar kebangsaan. Jakarta merupakan ibukota negara, pusat ekonomi sekaligus perdagangan di Indonesia. Warga Jakarta terdiri atas jutaan orang dari berbagai suku bangsa di Indonesia bahkan dari lain Negara. Keamanan dan kenyamanan dapat diwujudkan bila empat pilar kebangsaan menjadi landasan kepemimpinan Jakarta mendatang. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya