Berita

Ambil Saja Presiden dari Luar yang Memiliki Kualifikasi!

SELASA, 03 JULI 2012 | 19:43 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Pengawasan Pemilu tidak mungkin dilakukan Bawaslu sendiri. Ini karena wilayah Indonesia yang begitu luas. Makanya, dalam melakukan pengawasan, Bawaslu dibantu oleh Panwaslu tingkat daerah.

Demikian disampaikan anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak memberikan penjelasannya di Kedai Tjikini, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/7).

"Selain itu, (untuk mengawasi Pemilu sehingga tidak terjadi kecurangan), Bawaslu pun melibatkan masyarakat, hingga mereka bisa memberikan pengawasan secara mandiri," katanya.


Selain itu, Nelson pun mengomentari perekrutan Hentje Welmy Lumentut sebagai anggota Panwaslu di Minahasa. Nelson menjelaskan, tidak ada 'kepentingan lain' Bawaslu dalam pemilihan Lumentut.

"Kepentingan Bawaslu agar Pemilu disana (Minahasa) bisa berjalan dengan baik," tegasnya.

Pemilihan Lumentut memang bermasalah. Ini karena Lumentut tidak memenuhi syarat administratif. Lumentut tidak memiliki KTP, tapi karena ia mempunyai nilai yang paling tinggi dalam tes, maka ia lolos menjadi anggota Panwaslu.

Namun, pernyataan itu mendapat kecaman dari Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti. Menurutnya, pernyataan Nelson sangat mengkhawatirkan.

"Lumentut sudah jelas tidak punya KTP. Dia tidak memenuhi syarat administratif, yaitu KTP. Kalau begitu pernyataan anda, anda harus dicabut," tegas Ray.

"Kalau logikanya begitu, maka ambil saja presiden dari luar yang memenuhi kualifikasi, tanpa memenuhi syarat administrasi," demikian Ray. [arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya