Berita

DKPP Belum Putuskan Nasib KPUD DKI Jakarta Soal DPT

SELASA, 03 JULI 2012 | 18:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang lanjutan dugaan pelanggaran kode etik dengan pihak terlapor, Ketua KPU DKI Jakarta, Dahliah Umar, Selasa (3/7). Sidang lanjutan yang digelar di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat belum menghasilkan keputusan.

Sidang kali ini mendengarkan keterangan saksi-saksi atas dugaan kejanggalan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilukada DKI Jakarta 2012. Saksi yang hadir yakni mantan Ketua KPU DKI Jakarta, Juri Ardiantoro dan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdansyah.

Sidang dihadiri oleh Dahliah yang didampingi oleh Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI, Aminullah. Koalisi tim advokasi tiga pasangan calon gubernur DKI yang menjadi pihak pelapor juga ikut menghadiri sidang. Koalisi mewakili pasangan calon Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, dan Alex Noerdin-Nono Sampono.

Usai persidangan, Ketua DKPP Jimly mengatakan bahwa belum ada keputusan dalam sidang hari ini. Jimly mengatakan, keputusan DKPP akan disampaikan dalam sidang berikutnya. Tetapi, Jimly tidak mengungkapkan kapan waktu sidang selanjuntnya.

"DKPP membutuhkan satu kali sidang lagi saja, sidang berikutnya keputusan. Bisa di sini (KPU Pusat) atau di Bawaslu," kata Jimly kepada wartawan.

Jimly menambahkan, seperti dikutip dari JPNN, DKPP masih mengkaji keterangan saksi-saksi mengenai dugaan pelanggaran kode etik terkait penetapan DPT. Ia memperkirakan, keputusan DKPP akan disampaikan sebelum pemungutan suara tanggal 11 Juli 2012.  "Kita usahakan secepatnya, sidang berikutnya yang pasti sebelum tanggal 10 Juli nanti," pungkas Jimly.  [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya