Berita

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

Bisnis

WIKA Raih Proyek Tol Rp 565,8 Miliar

SELASA, 03 JULI 2012 | 08:42 WIB

RMOL. Perusahaan konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih dua kontrak baru untuk proyek jalan tol senilai total Rp 565,8 miliar.

Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Argawan Pardede me­nga­takan, kontrak baru itu, yakni pembangunan ruas Gem­pol-Pan­daan tahap I paket 2 senilai Rp 225 miliar dan pem­bangunan ruas tol Bogor Ring Road seksi 2A Kedung Halang-Kedung Badak senilai Rp 340,8 miliar.

“Dalam proyek tol Gempol-Pandaan tahap I paket 2, kami ditunjuk sebagai kontraktor utama sepanjang 5,95 kilometer dengan lebar 2x13 meter dari total jalan sepanjang 11 kilo­meter,” jelasnya, kemarin.

Menurut Natal, proyek ini telah dimulai Mei 2012 dan diren­canakan selesai selama 15 bulan.

Proyek yang didanai PT Mar­ga Bumi Adhi Karya (kon­sorsium PT Jasa Marga Tbk) ini nantinya akan terhubungkan dengan jalan tol Surabaya-Gempol yang saat ini telah beroperasi.

Khusus di proyek pem­ba­ngunan jalan tol Bogor Ring Road seksi 2A, perseroan akan menggunakan teknologi precast double box girder dengan sis­tem span by span.

“Box girder yang akan dipa­sang akan diangkat meng­gu­na­kan launching gantry dan akan di-stressing sekaligus untuk satu bentang yang panjangnya 50 meter,”ujar Natal.

Selain itu, proyek ini juga menerapkan single bored pile berdiameter 2,5 meter sebagai pondasi.

Menurutnya, proyek yang rencananya dimulai Juni 2012 akan diselesaikan dalam waktu 17 bulan ke depan dengan pan­jang jalan tol mencapai 2 kilo­meter dan lebar 2x10,3 meter.

Proyek yang pendanaannya berasal dari PT Jasa Marga Sarana Jabar (anak usaha Jasa Marga dengan Pemda Jawa Barat) ini merupakan kelanjutan dari jalan tol Bogor Ring Road seksi I dan setelah beroperasi diharapkan dapat mengatasi kemacetan di wilayah kota Bogor dan sekitarnya.

Selain itu, WIKA hingga semester I-2012 telah mem­peroleh kontrak baru sebesar Rp 7,54 triliun atau 45,64 persen dari target kontrak baru se­panjang 2012 senilai Rp 16,52 triliun.

Natal mengungkapkan, se­cara keseluruhan perseroan menargetkan total kontrak yang dihadapi senilai Rp 32,09 triliun atau meningkat 20,68 persen dibandingkan pencapaian pada 2011 sebesar Rp 26,59 triliun.

“Perolehan ini ini telah ter­masuk kontrak bawaan (carry over) 2011 senilai Rp 15,57 tri­liun,” katanya.

Natal mengatakan, beberapa proyek besar yang diraih per­seroan adalah kontrak pem­bangunan PLTG Tanjung Batu berkapasitas 50-60 megawatt (MW) senilai Rp 530 miliar, empat paket proyek JGSB Pem­bangunan Jembatan dan Kereta Api Baru Jawa Tengah sebesar Rp 285 miliar serta pekerjaan rehabilitasi dan konstruksi Bangunan Sabo Dam Sleman Yogyakarta Paket I senilai Rp 240 miliar.

Selain itu, beberapa proyek lainnya di antaranya proyek procurement & installation of Refery MOP FeNi Antam ber­nilai Rp 323,20 miliar, proyek lanjutan JICT Tanjung Priok senilai Rp 101,40 miliar, proyek pem­ba­ngunan Bukit Golf Apar­temen di Surabaya - Jawa Timur sebesar Rp 360,30 miliar dan pemba­ngunan Dermaga Utara Pela­buhan Laut Batu Ampar Batam senilai Rp 349,90 miliar. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya