dani setiawan/ist
dani setiawan/ist
RMOL. Koalisi Anti Utang (KAU) mendesak pemerintah Australia membatalkan pencairan utang siaga sebesar US$ 1 miliar kepada pemerintahan SBY.
"Utang siaga itu tidak akan digunakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, tetapi sebagai cadangan untuk memfasilitasi investor surat utang Indonesia," tegas Ketua KAU, Dani Setiawan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Senin, 2/7).
Utang itu, lanjut dia, juga akan merugikan perekonomian Indonesia karena digunakan untuk kembali mendesakan berbagai agenda liberalisasi ekonomi. Indonesia juga akan dirugikan dengan pembayaran commitment fee, front-end fee dan lain-lainnya yang dipersyaratkan oleh kreditor.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06