Berita

fauzi bowo/ist

Warga Kepulauan Seribu Sampaikan Keluhan ke Alex-Nono

SENIN, 02 JULI 2012 | 18:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu memanfaatkan kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Alex Noerdin dan Nono Sampono hari ini untuk menyampaikan keluhan, yang mereka alami selama ini.

Salah seorang warga, Abdullah mengatakan, sejak lima bulan belakangan, permasalahan pemakaman memang membuat ribet warga. Sebab, para ahli waris meminta untuk membayar tanah tersebut sekitar Rp 2 juta per lubang.

"Sejak Haji Dulhair meninggal, anak-anaknya datang meminta uang," ujar lelaki yang berprofesi sebagai tukang ini.

Hal yang sama juga disampaikan oleh warga lainnya.

"Kami tidak meminta hotel berbintang atau hal mewah lainnya, masyarakat Pulau Kelapa sudah bosan dengan janji dan berharap bapak Alex Noerdin bisa menyelesaikan berbagai permasalahan yang selama ini kami alami," ujar Mujamil Syamsudin, tokoh masyarakat Pulau Kelapa.

Menurutnya, salah satu hal yang selama ini sangat memberatkan masyarakat adalah mahalnya biaya pemakaman bila ada warga yang meninggal dunia. "Biaya sebesar Rp 2 juta yang ditarik oleh aparat atau pemilik lahan sangatlah mahal, sebenarnya masalah ini sudah lama kami sampaikan. Sudah berapa kali pergantian gubernur, mengadu ke walikota, camat atau lurah sudah dilakukan. Namun tidak ada yang berani membebaskan lahan pemakaman bagi masyarakat," keluhnya.

Diakuinya, kondisi ini sangat ironis mengingat Pulau Kelapa hanya berjarak 1,5 jam dari ibukota negara yang merupakan cerminan sebuah bangsa.

"Saya sudah berkeliling ke 33 propinsi karena juga merupakan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), semestinya kesejahteraan masyarakat Pulau Kelapa bisa sejajar bahkan lebih baik lagi bila dibandingkan pulau-pulau lain di luar Jakarta," tegas pria yang memiliki wajah mirip pedangdut Jaja Miharja ini. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya