Berita

fauzi bowo/ist

Tagline Fauzi Bowo Pilkada Satu Putaran Menyesatkan

SENIN, 02 JULI 2012 | 09:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Spanduk dan pamflet milik duet Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) bertuliskan Pilkada 1 Putaran untuk Nomor 1 dinilai menyesatkan warga Jakarta. Sebab, logikanya cagub-cawagub yang bertarung di Pilkada Jakarta total berjumlah enam pasang, dengan kondisi itu rasanya tak mungkin pilkada Jakarta berlangsung satu putaran.

Pengamat Politik Charta Politika, Yunarto Wijaya, adalah salah seorang yang tidak yakin Foke-Nara bisa menang lewat satu putaran di Pilkada Jakarta.

"Apalagi selama ini survei Foke-Nara hanya selalu di bawah 50 persen. Tak mungkin suara pemilih akan memblok ke salah satu calon," kata Yunarto tadi malam.

Yunarto mengungkapkan, lembaga survei yang juga menjadi konsultan politik Foke-Nara berupaya menggiring opini masyarakat. Dalam waktu dekat ini, dibocorkan Yunarto, lembaga survei yang mem-back up Foke-Nara dikabarkan akan merilis hasil survei yang menempatkan elektabilitas Foke-Nara di atas 50 persen. Hasil survei inilai yang digunakan untuk menggiring opini publik.


"Angka-angka (hasil survei) inilah yang akan membuat orang yang masih bingung atau belum mantap pilihannya untuk memilih ke calon yang pasti menang. Jadi tagline kampanye satu putaran itu gunanya untuk mempengaruhi psikologis pemilih," katanya.

Yunarto menilai, praktek lembaga survei yang juga bekerja sebagai konsultan politik seperti inilah yang membahayakan iklim demokrasi. Yang lebih membunuh lagi adalah ketika lembaga survei merilis hasil surveinya seminggu sebelum pemungutan suara.

"Jadi jelaslah jargon 1 putaran itu adalah marketing politik yang menyesatkan. Jargon itu tambah berbahaya ketika ada hasil survei yang mendukungnya sebagai pembenaran," imbuhnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya