Berita

alex (kanan)-Nono(kiri)

Nono Sampono Yakin Pembacokan, Penculikan, dan DPT Kacau Berkaitan Erat

MINGGU, 01 JULI 2012 | 22:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Nono Sampono heran persoalan daftar pemilih tetap (DPT) yang kacau balau masih dibiarkan.

"Saya bingung kenapa kok sudah tahu akan ada masalah DPT di kemudian hari tapi semua pihak seperti tenang-tenang saja membiarkan. Masih ada waktu untuk mengkoreksi dan mencegah kekecewaan yang lebih mendalam," katanya dalam siaran pers yang diterima malam ini (Minggu, 1/7).

Pada saat yang sama, Nono juga merasa miris dan prihatin atas insiden yang dialami relawannya yang dibacok dan diculik. Dia meyakini ada kaitan erat antara pembacokan dan penculikan anggota relawannya dengan proses penyelenggaraan Pilkada secara keseluruhan, khususnya urusan DPT.

"Lihat saja di semua aspek Pilkada ini menyedihkan. DPT kacau, kekerasan merajalela sampai terjadi pembacokan dan penculikan, dan diskriminasi terjadi dimana-mana," kata Nono.

Menurut Nono, fenomena ini bukti bahwa masyarakat Jakarta tidak terlalu peduli dengan kotanya dan terlalu bersikap nerimo, bahkan mendukung terhadap berbagai bentuk penyimpangan di Jakarta ini.

Khusus untuk anggota relawannya yang harus dirawat dengan 25 jahitan dan anggota lainnya yang diculik dan belum tahu keberadaannya, dirinya sangat sedih.

"Saya sangat geram dan tidak akan tinggal diam sampai pelakunya tertangkap. Tapi saya yakin yang berani melakukan penculikan dan pembacokan selama masa kampanye, pasti berani melakukan kecurangan di TPS saat pencoblosan," tambah Komandan Paspampres era Presiden Megawati Soekarnoputri ini.

Seperti diberitakan, pada Rabu (27/6) malam enam orang relawan Noesa (Alex Noerdin-Nono Sampono) yang sedang sibuk menurunkan sejumlah alat peraga kampanye Alex-Nono di depan posko, Jalan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan tiba-tiba diserang oleh gerombolan bertopeng yang jumlahnya mencapai 25 orang.

Adi, salah seorang relawan Alex-Nono, jadi korban  tusukan benda tajam dan langsung dilarikan ke RS. Selain mendapat 25 jahitan akibat luka tusukan, tulang Adi juga retak. Sementara dua relawannya yang diduga diculik adalah Abdullah (22) dan Tohari (23). [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya