Berita

ahmad rofiq

KORUPSI PENGADAAN AL QURAN

Sekjen Nasdem: Partai (Golkar) Harus Bertanggung Jawab!

MINGGU, 01 JULI 2012 | 09:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kasus korupsi pengadaan Al Quran yang melibatkan anggota DPR dari Partai Golkar Zulkarnaen Djabar sangat naif. Selain itu juga, kasus yang juga melibatkan Direktur Utama PT KSAI, Dendi Prasetia Zulkarnaen Putra, harus menjadi tamparan bagi rakyat Indonesia. DP adalah Sekjen Gema MKGR, under bouw Partai Golkar, yang tak lain putra kandung ZD sendiri.

"Para elit politik harus melakukan controling terhadap anggotanya secara maksimum agar niatan untuk memperbaiki negeri ini tidak hanya sekadar kata-kata," ungkap Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 1/7).

Menurut Rofiq, kalau pengadaan kitab yang suci plus keramat itu berani dikorup, apalagi urusan lain yang tidak ada hubungannya dengan kitab suci. Itu membuktikan Anggota DPR sudah membabi buta dalam melakukan korupsi.

"Kasus ini juga menjadi jawaban bagi semuanya atas korupsi yang semakin
menjadi-jadi. Karena moralitas itu telah lumpuh, kepekaan terhadap nilai-nilai itu juga telah hilang. Jadi orang tidak bisa lagi membedakan mana yang haq dan mana yang bathil," sambung Rofiq.

Orang-orang yang melakukan tindak pidana korupsi, lanjut Rofiq, sama dengan orang-orang yang tidak punya agama, sekalipun dia beragama.

"Yang menjadi sebab korupsi Al Quran ini terjadi karena antara DPR  dan pemerintah sama-sama buka mata untuk melakukan itu. Al Quran dianggap bagian dari komoditi sehingga tidak ada lagi beda mana Al Quran dan mana gedung atau lainnya. Sehingga sama saja dengan kasus-kasus korupsi lainnya," tegas Rofiq.

Korupsi yang banyak melibatkan anggota DPR ini semakin menguatkan bukti bahwa
anggota Dewan menganggap menjadi wakil rakyat adalah bagian dari pekerjaan, sehingga jabatan itu dieksploitasi untuk memperkaya diri dan kelompok. "Apapun ceritanya korupsi harus dibasmi. Dan partai yang bersangkutan harus bertanggungjawab," tandas Rofiq.

Karena itu, institusi hukum harus bicara dan bertindak lebih tegas. "Hukum di negeri ini memang tumpul, tapi sekarang ini waktunya untuk melakukan penajaman kembali terhadap fungsi-fungsi hukum," demikian Rofiq, mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya