Berita

Aburizal Bakrie: Kegagalan Golkar Masa Lalu Harus Dievaluasi

JUMAT, 29 JUNI 2012 | 10:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Selama masa reformasi, prestasi Partai Golkar cenderung menurun bila dibandingkan era Orde Baru. Tentu saja hal ini harus menjadi pelajaran berharga bagi Partai Golkar.

"Pengalaman masa lalu, kita jadikan referensi untuk masa depan, Insya Allah itu dapat membantu kita untuk merumuskan strategi ke depan," kata Ketua Umum DPP Golkar, Aburizal Bakrie, saat menyampaikan sambutan dam membuka Rapat Pimpinan Nasional III Golkar dengan tema "Membangun Solidaritas Partai Golkar untuk mensukseskan Aburizal Bakrie sebagai Presiden RI tahun 2014", di Hotel Aston, Bogor, Jawa Barat (Jumat, 29/6).

Saat ini, ungkap Aburizal, setiap partai memiliki waktu sekitar 18 bulan untuk menghadapi Pemilu 2014. Selama masa reformasi, Golkar sempat memenangi Pemilu 2004 saat dipimpin Akbar Tanjung. Namun saat itu, Golkar masih gagal mengusung calon presiden.


Menurut Aburizal Bakrie, kegagalan ini harus dijadikan bahan evaluasi. Misalnya, selama ini, Golkar baru menetapkan capres setelah pemilihan legislatif. Tentu saja keterlambatan ini jangan sampai terulang lagi. Hal lain yang perlu dievaluasi adalah soal soliditas partai yang memudar karena banyak tujuansehingga tidak fokus akibat dari proses politik yang tidak kondusif dan tidak produktif.

Hal ketiga yang harus dievaluasi, masih kata Aburizal, adalah mesin partai yang melemah. Ini tentu saja harus digerakkan dan dibangkitkan kembali. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya