Berita

irwandi yusuf/ist

Irwandi Yusuf: Harapan Saya Hancur di Hari Pertama Pemerintahan Baru

KAMIS, 28 JUNI 2012 | 18:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, mengungkapkan kekecewaannya atas peristiwa pemukulan terhadap dirinya usai menghadiri pelantikan Gubernur baru Aceh, atas undangan dari Pemerintah Aceh.

Dalam keterangan resmi yang dikirimkannya kepada wartawan, Kamis (28/6), Irwandi menerangkan, kehadiran dia untuk memberi ucapan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf.

"Itu juga kewajiban saya sebagai mantan Gubernur Aceh untuk menghadiri peristiwa bersejarah itu," kata Irwandi.


Di samping itu, pelantikan tersebut merupakan kesempatan untuk menunjukkan kepada masyarakat Aceh dan pemerintah pusat, bahkan kepada masyarakat internasional, bahwa semua partai politik di Aceh serius tentang rekonsiliasi, mempertahankan perdamaian dan bekerjasama dalam pembangunan Aceh .

Sejak MoU Helsinki pada Agustus 2005, lanjut dia, Aceh telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam proses pasca-konflik reformasi pembangunan perdamaian, pemerintahan dan transisi demokrasi. Harusnya, setelah proses pemilihan yang diwarnai dengan intimidasi dan kekerasan, pelantikan akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan komitmen kita bersama untuk perdamaian.

"Sayangnya, harapan saya hancur pada hari pertama pemerintahan baru," sesal Irwandi.

Dari Mabes Polri, Jakarta, diberitakan, terduga pelaku pemukulan mantan Gubernur Aceh itu telah ditangkap Polda Aceh kemarin malam (Rabu, 27/6), berinisial M (48) Terduga pelaku sudah dibawa ke kantor Polda dan dugaan keterlibatan masih dikembangkan penyidik polisi dalam 24 jam sebelum dijadikan tersangka. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya