Berita

Tim Terpadu Riset Mandiri: Gunung Padang Truly Extraordinary

KAMIS, 28 JUNI 2012 | 15:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pada awalnya, gundukan yang terdapat di atas bukitnya Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, dianggap hanya berupa teras-teras dari tumpukan batu yang disusun secara sederhana. Tapi, faktanya ternyata tidak demikian.

Tim Terpadu Riset Mandiri sudah membuktikan bahwa situs Gunung Padang adalah sebuah struktur punden-berundak raksasa yang menutup lereng-lereng bukitnya dan dibuat dengan desain arsitektur-konstruksi yang "advance" yang bisa disebut setara/mirip dengan "konstruksi bangunan" Michu-Pichu di Peru.

"Bahwa hasil survei pencitraan bawah permukaan dengan metoda Geolistrik, Georadar, dan Geomagnet menunjukan ada geometri-konstruksi bangunan di bawahsitus Gunung Padang," jelas Anggota Tim DR. Boediarto Ontowirjo siang ini (Kamis, 28/6).

Dia menjelaskan, bangunan ini paling tidak menempati sekitar 15 meter bagian puncaknya. Bangunan di bawah teras-teras Gunung Padang ini kelihatannya mempunyai chamber-chamber besar (ditunjukkan oleh struktur veryhigh resistivity dari hasil survey geolistrik).  Bagian kecil dari salah satu chamber yang berada di teras 5 (bagian selatan Situs) ini sudah dibuktikan dengan pemboran, dan ternyata memang benar sebuah rongga, tapi diisi oleh pasir (dengan butiran seragam), sepertinya untuk menyimpan sesuatu.

"Perkiraan umur situs Gunung Padang di lapisan paling atas secara arkeologi
(berdasarkan kesamaan bentuk artefak) diduga sekitar 2800 SM," ungkapnya.

Dari penentuan umur absolut berdasarkan analisa carbon radiometric datingumur sampel serpihan karbon, sambungnya, di bawah lapisan atas situs pada ke dalaman 3-4meter didapat umur maksimum (paling tua) 4500 SM.  Dengan kata lain perkiraan umur dari bangunan di lapisan atas adalah sekitar 2800 - 4500 SM.

Sementara itu, bangunan di bawah permukaan situs diduga kuat merupakan bangunan yang lebih tua karena hasil penentuan umur carbon radio metricdating dari sampel serpihan karbon yang terdapat pada pasir di rongga yang di-bor di Teras 5 tersebut. Yaitu pada ke dalaman antara 8-10 meter menunjukkan umur (maksimum) sekitar 10.500 SM.

"Umur ini memang belum bisa dipastikan umur bangunannya karena bisa saja merupakan umur dari material pasir-nya itu (yang di bawa dari tempat lain).  Tapi paling tidak umur ini sudah membuktikan bahwa lapisan batuan-tanah sampai kedalaman 15 metera adalah sebuah konstruksi bangunan bukan lapisan batuan alamiah (yang seharusnya berumur jutaan tahun berdasarkan data geologi di wilayah ini)," tandasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya