Berita

alex noerdin/ist

Nusantara

PILGUB DKI

Sebenarnya, Jabatan Gubernur Jakarta Bukan Obsesi Alex Noerdin

RABU, 27 JUNI 2012 | 12:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Calon gubernur Jakarta, Alex Noerdin, menjalani hari ketiga kampanye terbuka di Jalan Jambu RT 03/05 Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Kampanye terbuka itu mengundang sebanyak 40 pengajian se-Kecamatan Kembangan.

Dalam rilis tim sukses pasangan nomor urut enam itu diketahui bahwa kedatangan Gubernur Sumatera Selatan tersbeut bersama pasangannya, Letjen Marinir (Purn) Nono Sampono, disambut riuh rendah ibu-ibu pengajian.

Dalam kesempatan tersebut, Alex merendah bahwa jabatan Gubernur DKI bukanlah satu jabatan yang didambakannya. Pasalnya, saat ini dia pun masih menjabat orang nomor satu di Sumatera Selatan.


"Lima bulan lalu saya tidak pernah terpikir untuk menjadi gubernur. Saya disini diminta untuk membenahi kota Jakarta. Setelah satu bulan saya akhirnya berpikir dan meminta izin kepada semuanya termasuk presiden, untuk mencalonkan diri jadi gubernur DKI, lalu saya mulai mempelajari permsalahan kota ini," ucapnya.

Kemudian, lanjut Alex, dengan pengalamannya menjadi Bupati dan Gubernur, akhirnya dia meneriman tawaran dan merasa tertantang membenahi Jakarta. Bahkan, dengan segudang pengalamannya menjabat, dia meyakini lebih baik dari Fauzi Bowo yang menjabat saat ini masih Gubernur DKI.

"Saya pernah jadi ketua bupati seluruh Indonesia. 491 bupati se Indonesia pernah saya sambangi. Jadi saya tahu permasalahan Indonesia, bukan hanya Jakarta," katanya.

Untuk masalah DKI, menurut Alex, permasalahan yang paling kompleks adalah masalah pendidikan dan kesehatan yang masih membuat rakyat menderita.

"Untuk itu, satu hari setelah menjabat saya gratiskan pendidikan dan pengobatan gratis bagi warga DKI. Faktor keamanan juga sangat penting bagi rakyat," tuturnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya