Berita

hendardji soepandji/ist

PILGUB DKI

Hendardji: Berikan Akses, Pasti Saya Bongkar Korupsinya!

SELASA, 26 JUNI 2012 | 19:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Dalam setiap pemilihan kepala daerah yang melibatkan incumbent sebagai peserta, indikasi penggunaan uang negara untuk pemenangan hampir dipastikan ada. Yang paling terlihat adalah indikasi korupsi dalam biaya pencitraan yang tinggi.

Demikian disampaikan calon independen gubernur DKI Jakarta, Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji, di tengah kunjungannya ke redaksi Rakyat Merdeka Online dan Jakarta Bagus.Com di lantai 9 gedung Graha Pena, Jakarta Selatan, beberapa saat lalu (Selasa malam, 26/6).

"Pasti ada indikasi (korupsi) terlihat dari biaya pencitraan yang sangat tinggi. Tapi itu semua baru indikasi. Dalam hukum, indikasi harus diubah menjadi bukti," ungkap mantan Danpuspom TNI itu.


Cagub yang tenar dengan tagline "Jakarta Jangan Berkumis" itu, yakin, jika UU memberi akses padanya untuk membongkar kasus-kasus korupsi yang berkaitan dengan praktik penggunaan anggaran negara untuk pemenangan Pilkada, maka semua indikasi itu akan dibuktikannya.

"Ini tinggal bagaimana mengubah indikasi jadi bukti. Yang jadi masalah adalah kita tidak punya akses. UU tidak memberikan saya ruang untuk mengakses. Berikan akses, maka akan saya bongkar," tegas dia. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya