Berita

alex-nono-hasyim

Alex-Nono Sowan ke KH Hasyim Muzadi

SELASA, 26 JUNI 2012 | 13:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin-Nono Sampono bersilaturahmi ke pondok pesantren Al-Hikam Depok, Senin (25/6) malam. Alex dan Nono diterima langsung oleh KH Hasyim Muzadi selaku pengasuh pondok pesantren tersebut.

Pertemuan Alex dengan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebenarnya bukan hal baru. Sebab, keduanya telah lama punya hubungan dekat. Bahkan, saat Alex tampil di Pemilukada Sumatera Selatan lalu, KH Hasyim Muzadi adalah salah satu tokoh yang memberikan dukungan penuh kepadanya.

Menurut Alex, dirinya punya hubungan dekat dengan keluarga besar NU, baik di tingkat nasional maupun lokal Sumatera Selatan.  "Saya sudah lama dekat sama Kiai Hasyim," kata Alex.

Dalam tradisi NU, jelas Alex, sowan ke kiai dan ulama selalu dilakukan setiap warga nahdliyin ketika punya hajat.

"Makanya, di Pilgub DKI ini, saya perlu sowan ke Kiai Hasyim pula, meskipun beliau sebenarnya tidak punya hak pilih di Pemilukada karena warga Depok," ungkapnya.

Terlepas dari pertarungan di Pemilukada DKI, kunjungan Alex tersebut juga didasari keinginannya melihat langsung pondok pesantren Al-Hikam yang dirintis KH Hasyim Muzadi dalam beberapa tahun terakhir. "Saya ingin melihat ponpes Al-Hikam Depok secara langsung,” jelasnya.

Sebelum mendirikan pondok pesantren Al-Hikam di Depok, Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) itu telah mendirikan pondok pesantren dengan nama yang sama di Malang, yaitu Al-Hikam.

Sementara itu, Nono Sampono mengatakan, berkunjung ke kiai telah menjadi
tradisinya sejak lama. Apalagi, dia orang Madura yang selama ini dikenal sangat menghormati kiai. "Saya adalah warga NU yang berasal dari Madura, maka ketika mau mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI, saya harus sowan kiai,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sebagai orang asli Madura, ia juga mengagumi Gus Dur sebagai ulama dan guru bangsa dikenal luas di penjuru dunia. "Gus Dur adalah ulama dan tokoh besar yang pernah dimiliki bangsa ini. Pemikiran dan gerakannya tentang kebangsaan sungguh luar biasa, dan membuat dunia mengaguminya, termasuk saya. Jasa beliau sangat besar untuk bangsa ini," imbuh Nono.

Apalagi, kata Nono, ketika Gus Dur menjadi presiden RI, ia punya hubungan yang cukup dekat dengan cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari tersebut. "Saya pernah mendampingi beliau sebagai Wakil Komandan PaspamPres, saat beliau
menjabat sebagai Presiden," tandasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya