presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Selama ini, kebijakan ekonomi Indonesia berorientasi ekonomi jangka pendek. Kebijakan jangka pendek ini diwarnai dengan kebijakan eksploitasi sumber daya alam (SDA) berlebihan demi pertumbuhan ekonomi.
"Sehingga mengalihkan kita terhadap kesediaan SDA untuk masa depan, ditambah lagi eksploitasi selama ini dilakukan oleh korporasi asing," kata ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 25/5).
Selain itu, lanjut Dahnil, selama ini hasil tambang Indonesia dibawa mentah-mentah keluar negeri sehingga tidak memiliki nilai tambah bagi ekonomi dalam negeri. Satu contoh, eksploitasi besar-besaran dilakukan secara serampangan terhadap batubara. Padaha cadangan batubara Indonesia hanya sekitar 0,5 persen dari cadangan dunia.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 14:15
Senin, 12 Januari 2026 | 14:10
Senin, 12 Januari 2026 | 14:08
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 13:52
Senin, 12 Januari 2026 | 13:40
Senin, 12 Januari 2026 | 13:12
Senin, 12 Januari 2026 | 13:10
Senin, 12 Januari 2026 | 13:04