Berita

nurhayati alie assegaf/ist

Nurhayati Tak Berani Perang Terbuka dengan Ruhut?

MINGGU, 24 JUNI 2012 | 16:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Entah siapa yang berbohong, Ruhut Sitompul atau Nurhayati Alie Assegaf? Atau bisa jadi mereka berdua tidak berbohong? Ruhut mengaku tak pernah ditegur Nurhayati sebagai ketua Fraksi Partai Demokrat. Tapi Nurhayati mengaku telah memanggil dan melayangkan surat teguran kepada Ruhut. Teguran terkait sikap Ruhut yang terus ngotot meminta Anas mundur.

Kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat tadi (Minggu, 24/6), Nurhayati terkesan tak mau membicarakan masalah itu lagi. Dia tak mau dikonfirmasi apakah teguran kepada Ruhut itu benar-benar ada atau tidak.

Seperti dikutip Media Indonesia Online, Kamis (21/6) lalu, di gedung DPR Nurhayati mengaku baru meminta Ruhut untuk bertemu dirinya dan memberikan surat teguran. Menurutnya, pemberian Surat Peringatan merupakan mekanisme internal yang lumrah karena Ruhut dinilai tidak mentaati peraturan.


Sementara Ruhut sendiri, saat dikonfirmasi, malah balik menantang Nurhayati.

"Memang siapa dia, bisa kasih peringatan sama aku, dia juga masuk PD di tengah jalan sama sepertiku. Jadi nggak usah sok jago. Kalau jagoan, bikin saya di-recall dari DPR," tantang Ruhut seperti diberitakan di media yang sama.

"Sudah kubilang kalau dia bisa menjamin nama yang disebut Nazaruddin itu tidak terlibat baru Ruhut diam. Sudahlah kuanggap dia seperti nenek lampir saja," ucap Ruhut lagi waktu itu.

Sementara kepada Rakyat Merdeka Online tadi siang, Ruhut malah menegaskan bahwa kabar teguran seperti yang disampaikan Nurhayati tidak pernah ada. Bahkan Nurhayati sendiri, menurut Ruhut berdasarkan pemberitaan di media Suara Pembaruan, sudah membantahnya.

"Aku masuk partai karena SBY, jadi DPR juga karena SBY. Aku masuk partai karena ingin mencegah korupsi. Silakan, siapa yang berani? SBY menegaskan perang melawan korupsi" katanya.

"Jangan bertindak sembarangan dan serampangan, bisa-bisa kena tulah dari Ruhut nanti," ucap Ruhut memperingatkan.

Alasan Nurhayati tak mau menjawab pernyataan Ruhut yang terakhir adalah karena masalah tersebut masalah internal partai.

"Ini masalah internal kita, masalah fraksi. Kenapa media nanya-nanya terus? Kita punya mekanisme internal! ucapnya dengan nada tinggi.

Saat didesak apakah surat teguran tersebut ada, Nurhayati yang baru jadi Ketua Fraksi Partai Demokrat sekitar sebulan itu tetap bergeming. Dia terkesan tak peduli dengan klarifikasi Ruhut kepada media.

"Biarin aja, mengapa saya harus mengumumkan ke media. Jangan konfirmasi saya soal itu. Ada banyak isu, soal perbatasan atau alutsista misalnya," tandasnya.

Yang jadi pertanyaan, mungkinkah Nurhayati tidak berani perang terbuka dengan Ruhut? [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya