Berita

gunung padang/ist

Bukti Bangunan Purba di Perut Gunung Padang Semakin Kuat

MINGGU, 24 JUNI 2012 | 15:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Bebatuan yang ada di situs Gunung Padang  tersusun dengan rapi. Hasil  ekskavasi Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang menemukan bahwa bebatuan tersebut tersusun luar biasa rapih hingga kedalaman 1,5 meter di bawah permukaan situs. Penelitian menemukan, ada indikasi kuat keberadaan struktur bangunan purba bangunan manusia di dalam permukaan situs.

"Berdasarkan penelitian kali ini, punden berundak yang dipandang sebagai teknologi yang sederhana, dimana batu ditumpuk dengan sekedarnya ternyata tidak demikian. Bebatuan di sini susunanya teratur," terang Ketua Tim Arkeologi, Dr. Ali Akbar sesaat tadi (Minggu, 24/6).

Menurut arkeolog dari Universitas Indonesia (UI) itu, dalam ilmu kepurbakalaan situs megalitikum Gunung Padang memang dikenal sebagai situs punden berundak, bukan piramida. Ada tangga naik, berteras-teras dengan teras paling atas dianggap sebagai yang paling suci. Sementara kalau piramida bentuk bangunanya segi empat di bagian bawahnya dengan semakin ke atas semakin mengerucut.


"Piramida geometriknya sempurna, sementara kalau gunung padang ini irisannya atau potongannya dari utara ke selatan cuma memanjang. Tapi seperti segitiga. Jadi kalau dilihat dari satu sisi memang seperti piramida," jelas dia.

Dijelaskan dia, situs Gunung Padang sendiri sudah ditemukan masyarakat sekitar tahun 1914, dan sudah diteliti cukup intensif oleh para peneliti tahun 1979. Tapi konsenterasi penelitian hanya pada tangga naik sebalah utara dan teras 1,2,3,4 dan 5.

Sementara penelitian di bawah koordinasi Tim Terpadu yang dipimpin Dr. Danny Hilman yang dilakukan sejak Rabu kemarin dilakukan pada dua hal; pertama pada teras 1-5 dan disekelilingnya. Dari survei yang dilakukan, kata Ali, ditemukan adanya ruang di bagian perut gunung. Ruang ini berukuran panjang 10 x 10 x 10 meter.

"Ada teras-teras seperti lantai dengan tinggi 1,5 meter, lalu dindingnya turun dengan ketinggian 1,5 meter. Sedikitnya ada 20 buah. Artinya yang selama ini diketahui masyarakat tentang situs Gunung Padang baru bagian atasnya saja," imbuh dia.

"Kita sekarang menemukan bagian samping-sampingnya. Jadi situs ini besar sekali,' tandasnya.[dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya