Berita

heru lelono/ist

Stafsus Presiden: Kondisi Ibu Negara Sudah Baik

SABTU, 23 JUNI 2012 | 21:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kondisi Ibu Negara Ani Yudhoyono saat ini dalam keadaan baik. Sakit pada syaraf leher Ani sudah bisa diatasi oleh dokter.

Kepastian kabar itu disampaikan Staf Khusus Presiden bidang Informasi dan Public Relation, Heru Lelono kepada Rakyat Merdeka Online melalui pesan singkatnya sesaat tadi (Sabtu, 23/6).

"Saya belum ketemu beliau. Namun kawan-kawan yang ikut rombongan mengabarkan kondisi ibu negara sudah baik," katanya.


Sabtu pekan lalu, Ibu Negara Ani Yudhoyono menjalani operasi di Rumah Sakit Allegheny di 320 North East Avenue, Pittsburgh, Pennsylvania, AS. Ani dikabarkan mengalami gangguan sakit pada saraf tulang leher.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seeblumnya mengatakan, tindakan medis terkait penyakit yang diderita Ibu Negara tak dapat dilakukan oleh dokter di rumah sakit di Indonesia. Menjalani tindakan medis di AS, kata Presiden, merupakan hasil rekomendasi tim dokter kepresidenan.

Selama di AS, Ibu Negara didampingi tim kecil, termasuk putra bungsunya, Edhie Baskoro alias Ibas, dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan Brigjen Aris Wibudi. Seusai menjalani operasi di AS, Ibu Negara akan mendampingi Presiden Yudhoyono pada Pertemuan Puncak G-20 di Meksiko; Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB atau Rio+20 di Rio de Janeiro, Brasil; serta lawatan ke dua negara di Amerika Latin lainnya.

Sepanjang enam bulan terakhir, Ibu Negara setidaknya telah menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak dua kali. Pada Desember 2011, Ibu Negara menderita demam tifoid. Sekitar tiga bulan kemudian, Ibu Negara menderita radang kandung empedu. Pada Desember 2011 dan Maret 2012, Ibu Negara mendapatkan perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya