Berita

juan mata/ist

Juan Mata Pastikan Spanyol Imbangi Gaya Permainan Perancis

SABTU, 23 JUNI 2012 | 14:10 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Tim Spanyol, yang terkenal dengan tiki-taka nya, kerap kali dikalahkan oleh tim yang bermain bertahan total dan memaksimalkan counter-attack.

Karena itu, jelang laga melawan Perancis Minggu dinihari nanti (24/6), pemain Spanyol, Juan Mata, menyatakan bila Perancis tidak akan bermain bertahan.

"Saya pikir Perancis tidak akan bermain terlalu ke dalam (bertahan), mereka punya pemain tengah yang kuat dan tahu cara memaksimalkan bola. Mungkin saja kami akan mengubah sedikit gaya permainan kami untuk menyesuaikan dengan gaya main mereka," kata Mata seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/6).


Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada piala dunia 2006 di Jerman. Saat itu Perancis berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 1-3 yang ditorehkan oleh Patrick Vieira, Zidane dan Ribery. Sementara gol Spanyol dicetak ole David Villa dari titik putih.

"Waktu itu telah berlalu, sekarang tim kami berbeda, saat itu kami masih terlalu muda dan tidak memiliki banyak pengalaman internasional seperti sekarang," timpal Sergio Ramos.

"Kami telah dewasa sekarang, dan itu penting. Apakah ajang ini Euro atau Piala Dunia, filosofi kami adalah kesuksesan dan kami menghormati semua musuh kami," demikian Ramos. [ysa]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya