Berita

New Honda Civic

Otomotif

HPM Pede Bisa Lego 1.600 Unit Per Tahun

New Honda Civic Diklaim Lebih Irit
SABTU, 23 JUNI 2012 | 08:45 WIB

RMOL.Pemakaian teknologi hemat bahan bakar minyak (BBM) hingga 20 persen, membuat PT Honda Prospect Motor (HPM) makin pede menguasai pasar sedan di Indonesia. Pasar  Honda sempat turun akibat banjir di Thailand.

HPM menargetkan, mampu men­­jual 1.600 unit kendaraan sedan seri ke sembilan, All New Honda Civic atau setiap bulan­nya laku  240 unit di 2012. Tek­nologi yang dirancang lewat fitur Econ Mode ini adalah tek­nologi untuk me­ngatur sistem pengendara meng­efisiensikan BBM hemat hingga 20 persen.

Direktur Pemasaran dan Purna Jual HPM Jonfis Fandy me­nya­kini, dengan penggunaan tek­nologi hemat BBM ini, target pen­jualan 1.600 unit sepanjang tahun 2012, bisa diraih.

“Kami ingin merebut 40 per­sen pangsa pasar sedan di In­donesia,” kata Jonfis usai acara peluncuran All New Honda Civic di Jakarta, Rabu (20/6).

All New Honda Civic hadir de­ngan tampilan yang lebih elegan, sporty, serta didukung teknologi mutakhir yang tak kalah hebat dengan sedan lainnya.

Jonfis mengatakan, kendaraan ini memiliki desain eksterior yang lebih elegan dan sporty dengan chrome front grill plus bumper tampil dengan desain baru. Lam­punya menggunakan Modern Projector Headlight with Intesfy discharge (HID) yang dapat memberikan penerangan dua kali lipat dari lampu mobil pada umumnya.

Honda juga menyematkan beberapa fitur terbaru, yaitu Advanced Multiplex Meter with i-MID (intelligent-Multi Infor­mation Display) yang terletak pada layar berwarna 5 inchi di dashboard mobil.

Fitur itu dapat memberikan berbagi informasi seperti kon­sumsi BBM, pengaturan audio, sistem keamanan kendaraan dan bisa dikendalikan secara lang­sung dari stir mobil (Steering Wheel-Mounted Controls).

Kendaraan ini, juga meng­gunakan fitur one push ignition button yang difungsikan untuk menyalakan dan mematikan mesin dengan menekan tombol. Fitur Smart Key Sensor yang akan memudahkan pengendara membuka pintu, ketika tangan sudah menyentuh pintu mobil.

Selain itu, mobil ini juga di­lengkapi sistem audio integrated system terbaru yang terintegrasi dengan dashboard dan dapat dikendalikan dari steering wheel-mounted control untuk iPad dan SVC dapat membuat pengemudi lebih nyaman.

Model irit BBM ini hadir dalam dua varian, yaitu model dengan tipe mesin 2.0 liter dan 1.8 liter.

Mobil dengan mesin 2.0 liter ini mampu mengembangkan total output sebesar 155 PS dan torsi tertinggi 190 Nm yang tersedia di putaran mesin 4.300 rpm. Se­dangkan mesin 1.8 liter, memiliki tenaga 141 PS dan torsi 174 Nm pada 4.300 rpm. Kedua jenis mesin itu dipadukan dengan transmisi manual atau otomatis lima percepatan.

Untuk keamanan, Honda me­lengkapi kendaraannya dengan fitur keamanan aktif motion adaptive Electric Power Steering (EPS), Vehicle Stability Assist (VSA) yang berfungsi mencegah gejala oversteer dan understeer saat menikung ditambah sistem pengeraman dengan Anti-Lock Braking System (ABS), Elec­tronic Brake-Force Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA) untuk membantu pengereman lebih aktif dan dua SRS air-bag.

Kendaraan ini memiliki lima pilihan warna, yakni Polished Metal Metallic, Alabaster Silver Metallic, Crystal Black Pearl, Brilliant White Pearl, dan Car­nelian Red Pearl.

Model yang memiliki tipe mesin 1.8 dijual Rp 341 juta un­tuk transmisi manual dan Rp 354 juta untuk transmisi oto­matis. Sementara mesin 2.0 liter de­ngan transmisi otomatis diban­derol Rp 406 juta.

Hingga akhir bulan, Honda akan mendatangkan sebanyak 90 unit kendaraan. Namun dia me­nar­getkan pada Juli sudah ada 500 kendaraan yang siap dipa­sarkan. “Sudah ada 200 kon­sumen yang melakukan peme­sanan. Soal pengetatan uang mu­k­a kendaraan oleh Bank Indo­nesia (BI), tidak mempengaruhi pen­jualan sedan seri ke sembilan me­dium ini,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya