Berita

joachim loew/ist

Meski Favorit, Loew Ogah Anggap Enteng Yunani

JUMAT, 22 JUNI 2012 | 16:07 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Die Nationalmannschaft difavoritkan sebagai tim unggulan memboyong trofi Henri Delaunay tahun ini. Namun, hal itu tidak membuat Joachim Loew, sang pelatih merasa cepat puas dan jumawa.

"Kami tim favorit, itu logis dan kami bisa menjalani itu. Tapi setiap tim yang lolos dari kualifikasi grup punya karakter tersendiri. Saya melihat Yunani bukanlah lawan yang mudah disingkirkan. Saya melihat ketika mereka membalikkan prediksi dengan mengalahkan Rusia 1-0," ujarnya seperti dilansir UEFA.com (Jumat, 22/6).

Selain itu, pelatih berusia 52 tahun itu juga memberikan pujian khusus untuk tim negeri para dewa.


"Yunani bermain dinamis, baik dalam bertahan dan berbahaya ketika melakukan counter-attack."

"Kami telah menunjukan kami cepat, mampu menciptakan peluang dan membuatnya menjadi gol. Jika kami bermain dengan tempo tinggi dan menunjukan inting yang kuat, kami pasti bisa mengalahkan mereka" papar Loew penuh percaya diri.

Di sisi lain, pelatih Fernando Santos juga mengimbau anak asuhnya untuk tetap fokus jika ingin mengulangi memori 2004.

"Kita harus fokus secara keseluruhan. Hanya dengan cara itu kita akan menjadi tim yang selebrasi di atas lapangan setelahnya (juara euro)," tandasnya.[dem]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya