ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Tersangka suap pajak, Tommy Hindratno, mencari celah hukum dengan memanfaatkan pasal gratifikasi terkait pemberian uang sebesar Rp 280 juta dari James Gunarjo guna mengurus restitusi pajak PT Bhakti Investama.
Pengacaranya, Tito Hananta Kusuma keukeuh bahwa meski tertangkap tangan menerima suap dari James, tapi sesuai dengan pasal 12 b dan 12 c Undang-Undang Pemberantasan Tipikor, dirinya berhak melaporkan itu sebagai gratifikasi.
"Sesuai dengan UU, batas akhir pelaporan yakni 30 hari. Kita harap KPK mau menerima laporan ini," kata Tito, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuan Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 21/6).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41